Health  

Manfaat dan Efek Samping dari Bersepeda: Olahraga Kardio yang Asyik Tapi Tak Boleh Nekat

Ilustrasi Bersepeda. Foto: Unsplash
banner 120x600

MyInfo.ID – Olahraga bersepeda memiliki penggemar dari berbagai usia. Selain menyehatkan, bersepeda juga bisa jadi sarana rekreasi dan transportasi.

Tapi di balik manfaat dan efek samping dari bersepeda, terdapat beberapa sisi yang perlu Sobat My Info waspadai. Diantaranya mulai dari membentuk otot paha, hingga potensi risiko bagi pengendara laki-laki, simak ulasan lengkap tentang manfaat, risiko, serta perlengkapan wajib sepeda berikut ini.

Manfaat Bersepeda

Bukan rahasia lagi, sepeda adalah alat olahraga kardio yang efektif. Berikut 6 manfaat utama bersepeda:

  1. Membentuk tubuh bagian bawah: Bersepeda secara rutin dapat membentuk paha, otot betis, daerah panggul, sekaligus membakar lemak membandel di area tersebut.
  2. Mengurangi selulit & ramah sendi: Jika selulit di paha bikin insecure, bersepeda bisa jadi solusi. Juga lebih mengurangi stres di lutut dan pergelangan kaki dibanding olahraga lain.
  3. Menurunkan risiko penyakit metabolik: Efektif menurunkan berat badan, membantu menghindari tekanan darah tinggi, dan mengurangi risiko diabetes.
  4. Mengurangi stres: Dilakukan santai sambil menghirup udara segar, bersepeda bisa menurunkan kadar stres tanpa disadari.
  5. Melancarkan sirkulasi darah: Mengalirkan oksigen dan nutrisi ke seluruh otot tubuh.
  6. Sehat untuk jantung: Seperti halnya olahraga kardio lain, sepeda baik untuk fungsi jantung dan mengurangi risiko penyakit jantung koroner.

Efek Samping dari Bersepeda

Meski menyenangkan, manfaat dan efek samping dari bersepeda perlu diketahui agar Sobat My Info tidak nekat. Berikut 4 risiko yang mungkin terjadi:

  1. Tidak disarankan untuk pengidap masalah sendi/rematik – pilih jenis olahraga lain.
  2. Gangguan kesuburan pria: Penelitian menunjukkan bersepeda lebih dari 5 jam per minggu dapat membuat 31–40% laki-laki memiliki jumlah sperma di bawah normal.
  3. Cedera tulang punggung (terutama sepeda gunung): Kecepatan tinggi dan jalur ekstrim meningkatkan risiko masalah tulang belakang.
  4. Kesemutan pada penis: Iritasi akibat sadel yang terlalu lama disertai suhu panas di area sekitar saat mengayuh.

Related Images:

Follow WhatsApp Channel My Info untuk update berita terkini setiap hari! Follow