News  

Gedung Satria Ponpes ZIIS Diresmikan, Abdul Mu’ti Soroti Solusi Anak Tidak Sekolah di Banyumas

Gedung Satria Ponpes ZIIS Diresmikan, Abdul Mu’ti Soroti Solusi Anak Tidak Sekolah di Banyumas. Foto: Pemkab Banyumas
banner 120x600

BANYUMAS, MyInfo.ID – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti bersama Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono meresmikan Gedung Satria dan meluncurkan Program Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Surya Muhammadiyah di Pondok Pesantren Modern ZIIS, Sabtu (25/4/2026) lalu.

Peresmian yang digelar di Kampus II Ponpes Modern ZIIS, Desa Pernasidi, Kecamatan Cilongok, Kabupaten Banyumas itu menjadi langkah nyata dalam memperluas akses pendidikan nonformal sekaligus menekan angka anak tidak sekolah di daerah.

Selain peresmian gedung, kegiatan juga dirangkai dengan peletakan padepokan Tapak Suci serta penguatan pendidikan berbasis pesantren yang selama ini menjadi ciri khas Ponpes Modern ZIIS. Pesantren tersebut juga dikenal memiliki sejumlah kegiatan unggulan seperti berkuda, memanah, dan berenang.

Pimpinan Ponpes Modern ZIIS, K.H. Casiwan Haryo Sasongko, menyampaikan rasa syukur atas peresmian Gedung Satria yang dinilai akan memperkuat kualitas pendidikan di lingkungan pesantren.

Meski bangunan tersebut sebelumnya sudah digunakan untuk aktivitas belajar, peresmian ini menjadi penanda penting dalam pengembangan fasilitas pendidikan pesantren.

Ia juga meminta dukungan pemerintah pusat agar PKBM Muhammadiyah di Banyumas dapat terus berkembang sebagai solusi pendidikan nonformal bagi masyarakat.

“Ini adalah ikhtiar bersama untuk memerangi anak-anak yang tidak sekolah. Kami berharap PKBM ini bisa menjadi solusi pendidikan nonformal di Banyumas,” ujar dalam keterangannya, Senin (27/4/2026).

Menurut Casiwan, tren kelanjutan pendidikan dari tingkat SMP ke SMA dalam beberapa tahun terakhir mengalami penurunan. Karena itu, model pendidikan berbasis pesantren dengan masa belajar hingga enam tahun dinilai menjadi alternatif strategis.

Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono menegaskan bahwa peresmian Gedung Satria bukan hanya soal pembangunan fisik, melainkan bagian dari upaya membangun karakter generasi muda.

Ia menilai keberadaan fasilitas pendidikan yang memadai harus diiringi dengan pembentukan kedisiplinan, nilai keislaman, serta semangat kebangsaan.

Related Images:

Follow WhatsApp Channel My Info untuk update berita terkini setiap hari! Follow