BANYUMAS, MyInfo.ID – Rencana penutupan total Jembatan Serayu Banyumas selama proses perbaikan menjadi perhatian serius pemerintah daerah. Penutupan ini dilakukan untuk mendukung proyek penggantian lantai jembatan yang merupakan kewenangan pemerintah pusat.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Banyumas, Kresnawan, menyampaikan bahwa rencana tersebut telah dibahas bersama Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional dalam rapat koordinasi.
“Memang kemarin kami rapat dengan Balai Besar, karena pekerjaan ini merupakan kewenangan pusat. Intinya akan ada penggantian lantai jembatan yang otomatis membutuhkan penutupan total,” kata Kresnawan, Kamis (23/4/2026).
Menurutnya, proses pengerjaan diperkirakan memakan waktu sekitar 45 hari. Meski begitu, pelaksana proyek diharapkan mampu menyelesaikan pekerjaan lebih cepat dari target.
“Estimasi sekitar 45 hari, tetapi diusahakan bisa lebih cepat. Kita juga mengakomodasi berbagai kepentingan, termasuk aktivitas pendidikan,” ujarnya.
Penentuan waktu penutupan tidak dilakukan sembarangan. Pemerintah mempertimbangkan aktivitas masyarakat, terutama kegiatan sekolah, agar dampaknya bisa diminimalkan.















