News  

TKA SD Digelar Serentak, Kisah Siswa Menyeberang Laut di Papua Jadi Sorotan

Di wilayah ini, semangat siswa mengikuti TKA tetap tinggi meski harus menghadapi tantangan geografis yang tidak mudah. Foto: Kemendikdasmen
banner 120x600

PAPUA, MyInfo.ID – Pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) jenjang Sekolah Dasar (SD) digelar serentak di seluruh Indonesia. Ujian ini menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam mengukur kemampuan akademik siswa sekaligus mendorong peningkatan kualitas pembelajaran sejak dini.

Namun, di balik pelaksanaan yang berjalan nasional, kisah dari Kabupaten Kepulauan Yapen justru menjadi perhatian. Di wilayah ini, semangat siswa mengikuti TKA tetap tinggi meski harus menghadapi tantangan geografis yang tidak mudah.

Berdasarkan pemantauan Balai Penjaminan Mutu Pendidikan Papua, pelaksanaan TKA di wilayah tersebut berlangsung tertib, jujur, dan penuh semangat. Salah satu praktik menarik yang ditemukan adalah kolaborasi antarsekolah dalam menyukseskan ujian.

Kepala SD Negeri Awado, Muhajir, mengungkapkan bahwa sekolahnya harus menumpang pelaksanaan ujian di SD Integral Lukman Al Hakim Serui. Perjalanan menuju lokasi tidaklah mudah karena harus menggunakan transportasi laut.

Kisah dari Kepulauan Yapen memperlihatkan kontras antara keterbatasan akses pendidikan dengan tingginya semangat belajar siswa. Foto: Kemendikdasmen

“Jika laut sedang tenang, kami bisa sampai di Serui dalam waktu empat jam, namun bisa mencapai enam jam jika ombak besar. Setibanya di Serui, kami juga harus mencari tempat menginap bagi anak-anak. Meski penuh tantangan, semangat murid kami tetap tinggi untuk mengikuti TKA,” ungkap Muhajir dikutip dari keterangan tertulis Kemendikdasmen, Kamis (23/4/2026).

Semangat tersebut juga dirasakan langsung oleh siswa. Salah satunya Andai Darling Woraba, murid SDN Awado, yang melihat TKA sebagai langkah penting untuk masa depan pendidikannya.

“Kami tetap semangat mengikuti TKA karena ini membantu kami mengetahui kemampuan akademik dan menjadi bekal untuk melanjutkan ke jenjang berikutnya,” ujar Andai.

Persiapan matang juga dilakukan sekolah penyelenggara. Kepala SD Integral Lukman Al Hakim Serui, Mahfud Fauzi, menyebut koordinasi dilakukan secara intens dengan dinas pendidikan, termasuk memastikan ketersediaan listrik dan jaringan internet.

“Koordinasi dengan dinas terkait juga telah kami lakukan untuk menjamin ketersediaan listrik dan internet. Dukungan orang tua juga sangat besar, bahkan di antara mereka bersedia meminjamkan perangkat komputer atau laptop apabila terjadi keterbatasan di sekolah,” jelas Mahfud.

Related Images:

Follow WhatsApp Channel My Info untuk update berita terkini setiap hari! Follow