4. Telur
Telur dapat menjadi sumber protein yang sehat selama dikonsumsi dalam jumlah yang tidak berlebihan. Namun, pengaturan menu tetap diperlukan agar asupan kolesterol dari berbagai makanan tidak menumpuk dalam sehari.
Jika sudah makan telur saat sarapan, sebaiknya hindari makanan lain yang juga tinggi kolesterol, seperti jeroan dan daging berlemak, saat makan siang. Orang dengan kolesterol tinggi masih diperbolehkan mengonsumsi 4–6 telur per minggu.
5. Makanan Laut
Tidak semua makanan laut memiliki kandungan kolesterol yang sama. Salah satu yang perlu diperhatikan adalah lobster, karena dalam setiap 100 gram lobster terdapat sekitar 70 mg kolesterol.
Untuk mengurangi asupan kolesterol, ikan dapat menjadi pilihan hidangan laut lainnya. Cara pengolahan juga perlu diperhatikan. Makanan laut sebaiknya direbus atau dikukus daripada digoreng.
6. Jeroan
Jeroan, seperti usus, babat, dan otak, merupakan bagian organ hewan yang mengandung lebih banyak kolesterol dibandingkan bagian dagingnya. Selain itu, jeroan juga mengandung banyak asam urat.
Karena kandungan tersebut, konsumsi jeroan sebaiknya dibatasi atau dihindari, terutama bagi orang yang memiliki kolesterol tinggi maupun asam urat.
7. Daging Bebek
Daging bebek memiliki kandungan kolesterol lebih tinggi dibandingkan daging ayam. Dalam setiap 100 gram daging bebek, terdapat sekitar 80 mg kolesterol. Sementara itu, daging ayam dalam porsi yang sama mengandung sekitar 60 mg kolesterol.
Salah satu cara untuk mengurangi kandungan kolesterol dari daging bebek yang dikonsumsi adalah membuang kulitnya saat mengolah daging tersebut.
8. Keju dan Susu
Keju dan susu termasuk makanan yang mengandung lemak serta kolesterol tinggi. Meski demikian, orang dengan kolesterol tinggi masih bisa mengonsumsi keduanya dengan memilih produk rendah lemak.
Memperhatikan jenis produk yang dikonsumsi dapat membantu mengatur asupan lemak dan kolesterol dari makanan sehari-hari.
Cara Mengatur Pola Makan untuk Mencegah Kolesterol Tinggi
Mengenali berbagai makanan penyebab kolesterol bukan berarti semua jenis makanan tersebut harus dihindari sepenuhnya. Hal yang perlu dilakukan adalah lebih selektif dalam memilih makanan serta memperhatikan jumlah yang dikonsumsi.
Untuk membantu mencegah kolesterol tinggi, imbangi pola makan dengan mengonsumsi makanan kaya serat, seperti buah, sayur, dan kacang-kacangan.
Pemeriksaan kadar kolesterol dan pemeriksaan kesehatan rutin ke dokter juga perlu dilakukan, terutama bagi orang yang sudah memiliki kolesterol tinggi. Langkah ini penting untuk membantu menghindari risiko penyakit lain akibat kadar kolesterol yang berlebihan.
Dengan membatasi makanan penyebab kolesterol, memilih menu yang lebih tepat, dan rutin memeriksa kadar kolesterol, upaya menjaga kesehatan tubuh dapat dilakukan dengan lebih terarah.















