TIPS memperbanyak ASI penting diketahui setiap ibu menyusui, terutama ketika bayi masih berusia 0–3 bulan dan sedang berada dalam masa awal pertumbuhan. Pada periode ini, ASI menjadi sumber nutrisi utama bayi sebelum mulai mendapatkan makanan pendamping saat usianya mencapai sekitar enam bulan.
Produksi ASI yang terasa sedikit kerap membuat ibu khawatir kebutuhan nutrisi si kecil tidak terpenuhi. Namun, jumlah ASI tidak selalu bisa dinilai hanya dari rasa penuh pada payudara atau seberapa banyak ASI yang keluar saat dipompa.
Ada beberapa kebiasaan yang bisa dilakukan untuk membantu menjaga produksi ASI, mulai dari menyusui secara rutin, memperhatikan asupan makanan, hingga memastikan pelekatan bayi sudah tepat. Berikut beberapa cara yang bisa dicoba dalam keseharian.
1. Susui Bayi Sesuai Kebutuhannya
Salah satu tips memperbanyak ASI yang utama adalah menyusui bayi secara rutin. Pada minggu-minggu awal setelah lahir, bayi umumnya menyusu sekitar 8–12 kali dalam 24 jam, meski frekuensinya bisa berbeda pada setiap anak.
Proses menyusui membantu merangsang hormon yang berperan dalam produksi dan pengeluaran ASI. Semakin efektif ASI dikeluarkan dari payudara, semakin baik pula tubuh mendapat sinyal untuk terus memproduksinya.
Karena itu, ibu menyusui sebaiknya tidak terpaku pada jadwal yang terlalu kaku. Perhatikan tanda lapar bayi dan berikan ASI sesuai kebutuhannya, termasuk ketika bayi menunjukkan keinginan menyusu lebih sering.
2. Atur Waktu Istirahat dan Jaga Kondisi Tubuh
Merawat bayi yang baru lahir bisa membuat waktu tidur ibu berkurang. Meski sulit mendapatkan waktu istirahat panjang, ibu menyusui tetap perlu berusaha beristirahat saat ada kesempatan.
Tidur ketika bayi tidur, meminta bantuan pasangan atau keluarga untuk mengurus pekerjaan rumah, serta meluangkan waktu untuk bersantai bisa membantu mengurangi kelelahan. Dukungan dari orang terdekat juga penting agar ibu punya kesempatan memulihkan tenaga.
Selain menjaga istirahat, hindari rokok, paparan asap rokok, dan alkohol. Kebiasaan tersebut dapat berdampak buruk bagi kesehatan ibu maupun bayi. Jika produksi ASI menurun atau ibu merasa sangat kelelahan, jangan ragu meminta bantuan tenaga kesehatan.
3. Penuhi Kebutuhan Nutrisi dengan Makanan Bergizi
Asupan makanan berperan dalam menjaga kesehatan ibu selama menyusui. Ibu menyusui membutuhkan energi dan zat gizi yang cukup untuk mendukung pemulihan tubuh sekaligus memenuhi kebutuhan selama memberikan ASI.















