Meski terjadi kecelakaan, KAI memastikan tidak ada korban maupun penumpang yang mengalami luka akibat insiden tersebut. Awak kereta dan seluruh penumpang KA Taksaka juga dilaporkan dalam kondisi selamat.
Selain itu, kejadian tersebut tidak mengganggu operasional perjalanan kereta api. Perjalanan KA Taksaka maupun layanan kereta lainnya tetap berjalan normal tanpa menyebabkan keterlambatan.
As’ad menegaskan bahwa kereta api memiliki prioritas utama saat melintas di perlintasan sebidang. Karena memiliki bobot yang sangat besar dan kecepatan tinggi, kereta api tidak dapat berhenti secara mendadak ketika melihat adanya kendaraan di jalur rel.
“KAI mengingatkan bahwa kereta api harus menjadi prioritas di perlintasan sebidang, serta tidak dapat berhenti secara mendadak karena membutuhkan jarak pengereman yang cukup panjang. Oleh karena itu, masyarakat diharapkan tidak mengambil risiko dengan menerobos perlintasan demi keselamatan bersama,” tutup As’ad.
KAI kembali mengimbau seluruh pengguna jalan agar selalu berhenti ketika sinyal peringatan berbunyi, palang pintu mulai menutup, atau terdapat tanda kereta akan melintas. Kepatuhan terhadap aturan di perlintasan sebidang dinilai menjadi kunci utama untuk mencegah terjadinya kecelakaan serupa.















