Health  

11 Ciri-Ciri Mata Lelah yang Sering Diabaikan, dari Mata Kering hingga Sakit Kepala

Ciri-ciri mata lelah bisa berupa mata kering, pandangan buram, dan sakit kepala setelah terlalu lama menatap layar. Foto: Magnific
banner 120x600

7. Sakit Kepala di Area Dahi dan Pelipis

Pekerjaan yang membutuhkan fokus visual terus-menerus terkadang memicu sakit kepala. Rasa tidak nyaman biasanya terasa di dahi, pelipis, atau sekitar mata.

Keluhan ini bisa berkaitan dengan ketegangan saat memusatkan pandangan, gangguan refraksi yang belum dikoreksi, atau faktor lain seperti kurang tidur. Karena penyebab sakit kepala beragam, keluhan yang berulang sebaiknya diperiksa lebih lanjut.

8. Bagian Putih Mata Terlihat Merah

Mata yang mengalami iritasi atau kekeringan bisa terlihat kemerahan. Hal ini terjadi ketika pembuluh darah di permukaan mata melebar sebagai respons terhadap iritasi.

Paparan udara kering, debu, penggunaan lensa kontak, dan terlalu lama menatap layar dapat ikut memicu keluhan tersebut. Jika mata merah disertai nyeri, silau berat, atau penglihatan menurun, jangan menundanya untuk diperiksa.

9. Mata Lebih Sensitif terhadap Cahaya

Cahaya dari lampu, matahari, maupun layar digital terkadang terasa lebih menyilaukan ketika mata sedang tidak nyaman. Kondisi ini dapat membuat seseorang ingin mengurangi kecerahan layar atau menghindari pencahayaan yang terlalu kuat.

Sensitivitas terhadap cahaya bisa memiliki berbagai penyebab dan tidak selalu berkaitan dengan mata lelah. Jika gejala muncul mendadak atau disertai nyeri dan penglihatan kabur, segera periksakan mata ke tenaga medis.

10. Pandangan Berkunang-kunang atau Muncul Kilatan Cahaya

Sebagian orang menggambarkan gangguan penglihatannya sebagai pandangan berkunang-kunang, berbayang, atau tidak stabil. Namun, gejala ini tidak boleh langsung dianggap sebagai tanda mata lelah.

Kilatan cahaya baru, munculnya banyak bintik atau bayangan melayang secara tiba-tiba, maupun sensasi seperti tirai menutupi penglihatan dapat menandakan masalah serius pada mata. Jika mengalaminya, segera dapatkan pemeriksaan medis, terutama bila disertai penurunan penglihatan.

11. Kelopak Mata Mengalami Kedutan

Kedutan kecil pada kelopak mata terkadang muncul ketika seseorang kurang tidur, mengalami stres, atau mengonsumsi terlalu banyak kafein. Kondisi ini juga bisa terjadi bersamaan dengan aktivitas di depan layar yang berlangsung lama.

Meski kerap dikaitkan dengan mata lelah, kedutan tidak selalu disebabkan oleh ketegangan mata. Umumnya, kedutan ringan akan mereda dengan istirahat dan pengurangan faktor pemicu.

Jika kedutan berlangsung lama, membuat kelopak mata menutup sepenuhnya, atau menyebar ke bagian wajah lain, sebaiknya konsultasikan kepada dokter.

Cara Mengurangi Mata Lelah saat Beraktivitas

Jika mata mulai terasa tidak nyaman saat bekerja atau belajar, ada beberapa kebiasaan sederhana yang bisa dicoba:

  • Terapkan aturan 20-20-20. Setiap 20 menit, alihkan pandangan ke objek berjarak sekitar 6 meter selama 20 detik.
  • Atur pencahayaan ruangan. Hindari pantulan cahaya yang menyilaukan layar dan sesuaikan tingkat kecerahan perangkat dengan kondisi sekitar.
  • Jaga jarak pandang. Posisikan layar pada jarak yang nyaman dan hindari menatapnya terlalu dekat.
  • Sering berkedip. Kebiasaan ini membantu menjaga kelembapan permukaan mata, terutama ketika bekerja di depan layar.
  • Cukupi waktu tidur. Istirahat yang cukup membantu mengurangi kelelahan setelah beraktivitas sepanjang hari.
  • Gunakan kacamata sesuai kebutuhan. Jika sering mengalami pandangan kabur atau sulit fokus, periksakan mata untuk mengetahui apakah ada gangguan penglihatan.

Kapan Mata Lelah Perlu Diperiksa Dokter?

Keluhan mata lelah biasanya berkurang setelah mata diistirahatkan dan aktivitas pemicunya dikurangi. Namun, jika gejala terus berulang, tidak membaik, atau mulai mengganggu pekerjaan dan kegiatan sehari-hari, sebaiknya jadwalkan pemeriksaan mata.

Jangan menunggu jika muncul nyeri mata yang berat, penurunan penglihatan mendadak, mata merah disertai nyeri, atau kilatan cahaya dan banyak bintik melayang yang baru muncul. Gejala tersebut bisa menandakan kondisi yang membutuhkan penanganan segera.

Mengenali ciri-ciri mata lelah sejak awal dapat membantu kamu menjaga kenyamanan mata saat bekerja, belajar, maupun menggunakan perangkat digital. Meski begitu, jangan menganggap semua gangguan penglihatan sebagai mata lelah. Jika keluhan menetap atau disertai tanda bahaya, segera periksakan mata agar penyebabnya diketahui dan penanganan yang tepat bisa diberikan.

Related Images:

Follow WhatsApp Channel My Info untuk update berita terkini setiap hari! Follow