Nomor lead menjadi salah satu tumpuan harapan setelah Putra Tri Ramadani atau yang akrab disapa Srondeng berhasil mempersembahkan medali emas pada World Climbing Series Praha 2026 di Republik Ceko pada Juni lalu.
Wahyu berharap tren positif tersebut dapat berlanjut sehingga Indonesia mampu meraih prestasi di dua nomor sekaligus.
“Semoga di Chamonix juga ada nomor lead (yang meraih medali), yang tentunya saat ini kita bisa bisa sedikit bergembira karena di lead sudah muncul Srondeng. Semoga di Chamonix nanti speed kita bisa maksimal dan di lead kita juga bisa maksimal,” terang Wahyu.
FPTI menegaskan seluruh keikutsertaan atlet pada rangkaian World Climbing Series merupakan bagian dari program uji coba dan persiapan menuju Asian Games 2026.
Melalui kompetisi level dunia tersebut, para atlet diharapkan terus meningkatkan performa sekaligus membangun konsistensi menghadapi persaingan internasional.
Menurut Wahyu, dukungan pemerintah terhadap keikutsertaan Indonesia di berbagai seri dunia menjadi bagian penting dalam mematangkan persiapan tim nasional.
“Ini tentunya akan menjadi momentum puncak di Asian Games nanti. Target kita saat ini adalah bisa meraih hasil maksimal di Asian Games. Jadi semua ini adalah bagian tak terpisahkan dari persiapan kita menuju ke sana,” pungkas Wahyu.












