News  

TMMD 2026 Fokus Bangun Desa Terpencil, Wagub Jateng: Jalan Baru Harus Buka Akses Ekonomi Warga

TMMD 2026 Fokus Bangun Desa Terpencil, Wagub Jateng: Jalan Baru Harus Buka Akses Ekonomi Warga. Foto: Jateng Prov
banner 120x600

Pelaksanaan TMMD 2026 didukung kerja sama TNI Angkatan Darat, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, serta pemerintah kabupaten/kota dengan dukungan anggaran dari Pemprov Jateng sebesar Rp33,2 miliar.

Selain pembangunan fisik, Gus Yasin meminta seluruh pemerintah daerah dan Satgas TMMD mengintegrasikan berbagai program prioritas selama pelaksanaan kegiatan.

Program tersebut meliputi ketahanan pangan, pertanian terpadu, rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH), penyediaan air bersih dan sanitasi, percepatan penurunan stunting, penguatan posyandu, penanaman pohon, hingga rehabilitasi tempat ibadah.

Ia menegaskan, pembangunan sumber daya manusia juga menjadi bagian penting dalam TMMD melalui berbagai kegiatan penyuluhan dan pemberdayaan masyarakat.

“Kita tidak hanya membangun fisiknya, tetapi juga membangun mental masyarakat. Ketahanan keluarga harus diperkuat,” tegasnya.

Komandan Kodim 0703/Cilacap Letkol Inf Aryudha Sakti menjelaskan Desa Bingkeng dipilih sebagai lokasi TMMD karena masyarakat selama ini membutuhkan akses jalan yang lebih baik untuk menunjang aktivitas ekonomi.

“Wilayah Bingkeng menjadi prioritas karena masyarakat membutuhkan akses jalan. Dengan adanya TMMD, masyarakat tidak merasa jauh dari pemerintah daerah maupun TNI,” ujarnya.

Dalam pelaksanaan TMMD di Desa Bingkeng, sejumlah pekerjaan fisik akan dikerjakan, antara lain pembangunan jalan sepanjang 800 meter dengan lebar empat meter, pembangunan talud sepanjang 120 meter, serta pembangunan satu unit jembatan yang menghubungkan jalur ekonomi masyarakat.

Program tersebut juga mencakup rehabilitasi dua unit rumah tidak layak huni (RTLH) melalui dukungan CSR Baznas serta penanaman 1.000 pohon.

Selain pembangunan fisik, masyarakat akan memperoleh berbagai layanan nonfisik seperti pelayanan kesehatan, pengobatan gratis, program KB gratis, pembuatan dokumen kependudukan, penyuluhan bela negara, pencegahan stunting dan pernikahan dini, edukasi ketahanan keluarga antinarkoba, pelatihan kewirausahaan, tata boga, hingga budidaya ikan.

Aryudha mengapresiasi tingginya partisipasi masyarakat yang sejak sebelum pembukaan TMMD telah bergotong royong bersama personel TNI menyiapkan pekerjaan di lapangan.

Pada kesempatan tersebut, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah juga menyerahkan Bantuan Keuangan Sarana dan Prasarana Pedesaan kepada Pemerintah Kabupaten Cilacap sebesar Rp22,731 miliar untuk 215 titik kegiatan.

Selain itu, disalurkan Bantuan Keuangan TMMD senilai Rp984 juta untuk empat tahap pelaksanaan TMMD di Kabupaten Cilacap, serta Bantuan Keuangan Pemerintah Desa sebesar Rp5,14 miliar untuk rehabilitasi rumah tidak layak huni.

Related Images:

Follow WhatsApp Channel My Info untuk update berita terkini setiap hari! Follow