News  

Salat Istisqa Memohon Hujan, Ikhtiar Warga Banyumas Hadapi Kekeringan

Warga bersama sejumlah elemen masyarakat menggelar Salat Istisqa di Alun-Alun Purwokerto saat kekeringan berdampak pada puluhan ribu warga Banyumas. Foto: Pemkab Banyumas
banner 120x600

PURWOKERTO, MyInfo.ID – Kekeringan akibat musim kemarau panjang berdampak pada 76.155 jiwa di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah. Pemerintah daerah terus menyalurkan bantuan air bersih, sementara ratusan warga bersama sejumlah elemen masyarakat menggelar Salat Istisqa di Alun-Alun Purwokerto, Senin (12/10/2026), untuk memohon hujan.

Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banyumas per 12 Oktober 2026, kekeringan melanda 91 desa dan kelurahan yang tersebar di 24 kecamatan. Jumlah warga terdampak mencapai 22.366 kepala keluarga (KK) atau 76.155 jiwa.

Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono mengatakan, kekeringan menjadi keprihatinan bersama karena air merupakan kebutuhan penting bagi kehidupan sehari-hari, pertanian, dan berbagai aktivitas masyarakat.

“Oleh karena itu, melalui salat istisqa ini, kita berikhtiar mendekatkan diri kepada Allah SWT, memohon ampunan atas segala kekhilafan, sekaligus memohon agar Allah SWT segera menurunkan hujan yang membawa manfaat dan keberkahan bagi kita semua,” ungkapnya.

Sadewo berharap hujan segera turun dengan cukup sehingga dapat meringankan dampak kekeringan sekaligus menjauhkan Banyumas dari berbagai musibah.

“Kepada para ulama, tokoh agama, dan seluruh masyarakat yang telah berpartisipasi, saya menyampaikan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya. Semoga kebersamaan dan keikhlasan kita menjadi bagian dari ikhtiar menuju banyumas yang semakin produktif, adil, dan sejahtera,” ujarnya.

Related Images:

Follow WhatsApp Channel My Info untuk update berita terkini setiap hari! Follow