News  

Rektor UMP Raih Gelar Pendekar Kehormatan Tapak Suci

Rektor Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP), Prof. Dr. Jebul Suroso, mendapat penghargaan khusus dalam rangkaian Muktamar XVI Tapak Suci. Foto: UMP
banner 120x600

Berbagai aktivitas kemahasiswaan dan keberadaan organisasi otonom Muhammadiyah menjadi ruang bagi mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan kepemimpinan sekaligus membangun kepribadian.

Menurut Prof. Jebul, pendidikan tinggi seharusnya tidak hanya mengejar capaian akademik. Mahasiswa perlu mendapatkan pengalaman yang dapat membentuk kemampuan bekerja sama, disiplin, bertanggung jawab, dan memiliki kepedulian terhadap masyarakat.

Dalam konteks tersebut, Tapak Suci dinilai memiliki nilai pendidikan yang relevan untuk diwariskan kepada generasi muda.

“Tapak Suci bukan hanya berbicara tentang kemampuan bela diri. Di dalamnya terdapat proses pendidikan, pembentukan mental, penghormatan kepada sesama, kedisiplinan, dan nilai pengabdian. Nilai-nilai seperti inilah yang penting terus diwariskan kepada generasi muda,” ungkapnya.

Selain menjadi bagian dari olahraga bela diri, pencak silat juga merupakan warisan budaya Indonesia yang perlu terus dikembangkan.

Melalui Tapak Suci, unsur olahraga, budaya, pendidikan karakter, dan nilai dakwah berjalan beriringan. Bagi Prof. Jebul, pendekatan tersebut dapat menjadi salah satu cara memperkuat karakter generasi muda di tengah perubahan zaman.

Penganugerahan gelar Pendekar Kehormatan Tingkat Melati II sekaligus mempererat hubungan antara kepemimpinan UMP dan gerakan Muhammadiyah dalam upaya membangun sumber daya manusia.

Prof. Jebul berharap Muktamar XVI Tapak Suci dapat menghasilkan energi baru bagi organisasi, terutama dalam memperluas kaderisasi dan mengembangkan pencak silat hingga ke tingkat internasional.

“Semoga Tapak Suci terus melahirkan kader-kader yang kuat secara fisik, matang secara intelektual, kokoh secara spiritual, dan memiliki keberpihakan kepada kemajuan umat dan bangsa. Inilah semangat yang juga ingin terus kami tumbuhkan di Universitas Muhammadiyah Purwokerto,” jelasnya.

Penghargaan tersebut menjadi kebanggaan bagi sivitas akademika UMP. Di sisi lain, gelar Pendekar Kehormatan juga menjadi penanda pentingnya sinergi antara pendidikan, pembentukan karakter, nilai keislaman, dan semangat pengabdian dalam menyiapkan generasi masa depan

Related Images:

Follow WhatsApp Channel My Info untuk update berita terkini setiap hari! Follow