JAKARTA, MyInfo.ID – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamankan mantan Bupati Kebumen Arif Sugiyanto dalam operasi tangkap tangan (OTT) yang berkaitan dengan pengurusan Hak Guna Bangunan (HGB) di kawasan Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) sebagaimana dilansir dari Bloomberg.
Juru Bicara KPK Budi Prasetyo membenarkan Arif termasuk dalam 17 orang yang diamankan dalam operasi tersebut. Namun, KPK belum membeberkan status hukum maupun dugaan peran Arif dalam perkara yang tengah ditangani.
“Salah satunya itu, pihak yang diamankan,” ujar Budi kepada awak media, dikutip Selasa (15/9/2026).
Lantas, siapa sebenarnya Arif Sugiyanto?
Pernah Berdinas di Kepolisian
Arif Sugiyanto lahir di Kebumen pada 10 Juni 1977. Sebelum terjun ke pemerintahan daerah, ia diketahui memiliki latar belakang sebagai anggota Kepolisian Republik Indonesia.
Arif mulai berdinas di Polri pada 1997. Masa pengabdiannya di kepolisian berlangsung sekitar 20 tahun dan berakhir pada 2017.
Setelah tidak lagi berdinas di kepolisian, perjalanan karier Arif berlanjut di ranah pemerintahan dan politik daerah hingga akhirnya dipercaya memimpin Kabupaten Kebumen.
Pernah Menjabat Bupati Kebumen
Arif Sugiyanto merupakan Bupati Kebumen periode 2021-2024. Dalam menjalankan pemerintahan daerah, ia didampingi Ristawati Purwaningsih sebagai wakil bupati.
Keduanya kembali berpasangan dalam Pilkada Kebumen 2024. Namun, pasangan tersebut tidak terpilih untuk melanjutkan kepemimpinan di Kabupaten Kebumen.
Sebelum menjadi kepala daerah, Arif juga aktif dalam sejumlah organisasi. Di antaranya sebagai Bendahara Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama, Ketua Persatuan Judo Seluruh Indonesia (PJSI) Kebumen, Ketua Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kebumen, serta Wakil Ketua Lembaga Penyuluhan Bantuan Hukum Nahdlatul Ulama.
Raih Gelar Magister Hukum
Di bidang pendidikan, Arif melanjutkan studi hukum setelah menyelesaikan masa pengabdiannya di kepolisian.
Ia tercatat memperoleh gelar Magister Hukum dari Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto pada 2023.
Latar belakang hukum tersebut melengkapi perjalanan karier Arif yang sebelumnya banyak bersinggungan dengan bidang penegakan hukum dan pemerintahan.















