Koperasi Bakal Punya Truk hingga Layanan Kredit
Prabowo menjelaskan, KDKMP nantinya tidak hanya berfungsi sebagai tempat simpan pinjam atau distribusi sembako. Koperasi juga akan dilengkapi sarana distribusi sendiri, termasuk kendaraan operasional untuk mengangkut hasil pertanian warga.
“Sekarang koperasi punya truk sendiri, punya pick up sendiri, dia tidak akan tergantung mana pun. Dia akan mengantar hasilnya panen dia ke tempat yang dia kehendaki, ke pasarnya yang dikehendaki,” lanjut Presiden.
Selain itu, koperasi desa juga akan dikembangkan menjadi pusat layanan ekonomi masyarakat. Mulai dari distribusi pupuk subsidi, penyaluran gas elpiji, layanan kredit murah, hingga penyediaan apotek dengan harga obat yang lebih terjangkau.
“Obat yang kita tekan sehingga semurah-murahnya bisa dicapai oleh rakyat di seluruh Indonesia,” tutur Prabowo.
Pemerintah Klaim Siap Lakukan Lompatan Besar
Menurut Prabowo, percepatan pembangunan koperasi desa menjadi bukti bahwa pemerintah mampu menghadirkan terobosan besar jika seluruh lembaga bergerak bersama.
“Pemerintah Indonesia dengan lembaga-lembaganya, dengan institusi-institusinya, kalau punya kehendak, kalau punya strategi, kalau punya tekad, kalau punya kerja sama, kita mampu berbuat yang luar biasa,” tandasnya.
Program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih sendiri menjadi salah satu proyek strategis pemerintah untuk memperkuat ekonomi kerakyatan dari tingkat desa. Pemerintah berharap koperasi-koperasi tersebut mampu menjadi pusat aktivitas ekonomi masyarakat sekaligus menopang ketahanan pangan nasional.













