Dalam arahannya, Sadewo menitipkan tiga pesan kepada peserta. Pertama, membangun kepemimpinan sejak usia muda melalui kedisiplinan, keberanian mengambil tanggung jawab, dan inisiatif melakukan hal-hal positif.
Kedua, menumbuhkan kepedulian serta ketangguhan. Menurutnya, keberhasilan seseorang tidak hanya ditentukan oleh prestasi akademik, tetapi juga kemampuan untuk peduli terhadap sesama dan tetap kuat menghadapi berbagai tantangan.
Ketiga, menjaga semangat persatuan dan gotong royong sebagai modal penting dalam membangun bangsa.
“Kalian bukan generasi rebahan, melainkan generasi perubahan. Kalian juga bukan penonton masa depan, tetapi pelaku peradaban,” tegasnya.
Sadewo turut mengapresiasi PMI Kabupaten Banyumas beserta seluruh relawan yang terus konsisten membina karakter generasi muda melalui berbagai program kepalangmerahan.
Sementara itu, Ketua PMI Kabupaten Banyumas Nungky Harry Rachmat mengatakan YVLC menjadi salah satu program pembinaan strategis untuk mencetak generasi muda yang memiliki kepemimpinan, karakter kemanusiaan, kemampuan berorganisasi, serta semangat kerelawanan.
“Melalui tema ‘Menumbuhkan Jiwa Kepemimpinan dan Meningkatkan Kualitas PMR yang Unggul’, kami ingin melahirkan pemimpin muda yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga memiliki integritas, empati, dan semangat mengabdi kepada sesama,” kata Nungky.















