Sadewo mencontohkan Banyumas baru saja mendapat bantuan pembangunan 15 Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) senilai Rp111 miliar dari pemerintah pusat.
“Bahkan kemarin kita mendapat apresiasi dari Pak Presiden, Banyumas akan diberikan bantuan 15 TPST dengan total nilai Rp111 miliar. Jadi meskipun saya dari PDIP, di pusat tidak pernah ada perlakuan berbeda,” tegasnya.
Sementara itu, Dewan Kehormatan Partai DPD PDI Perjuangan, Bambang Hariyanto Bachrudin menyebut target politik menuju 2029 menjadi tanggung jawab bersama seluruh kader partai.
“Target 2029 tentu menjadi tanggung jawab kita bersama,” katanya.
Menurut Bambang, Musancab tidak hanya menjadi agenda reorganisasi kepengurusan, tetapi juga momentum memperkuat loyalitas dan komitmen kader terhadap partai.
“Momentum hari ini sangat penting. Jangan dianggap hanya sebagai reorganisasi, tetapi momentum tekad untuk membangun soliditas, loyalitas, dan komitmen bahwa PDI Perjuangan tetap menjadi partainya wong cilik,” ujarnya.
Ia menambahkan tantangan politik ke depan akan semakin berat, terutama dalam menghadapi pemilih muda dari generasi Z dan generasi Alfa.
“Tantangan ke depan semakin berat, terutama menghadapi pemilih dari Gen Z dan Gen Alfa. Momentum hari ini juga menjadi penguatan nilai-nilai perjuangan untuk mewujudkan Indonesia yang lebih baik,” tegasnya.















