Ia berharap kegiatan otomotif di lingkungan kampus dapat terus berkembang dan memberi manfaat nyata. Bahkan, UMP berencana menghadirkan pusat modifikasi motor sebagai sarana pembelajaran mahasiswa.
“Harapannya ke depan, UMP memiliki gerai modifikasi motor sebagai tempat praktik mahasiswa sekaligus menjadi percontohan ekonomi kreatif berbasis otomotif,” pungkasnya.
Sementara itu, Ketua Program Studi Teknik Mesin UMP, Eqwar Saputra, S.T., M.T., menyebut kegiatan ini tidak hanya bersifat kompetisi, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran aplikatif bagi mahasiswa.
“Melalui kegiatan ini, kami melihat semangat mahasiswa dalam berinovasi dan berkolaborasi. Ini adalah bukti bahwa mahasiswa Teknik Mesin tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kemampuan praktis yang siap bersaing di dunia industri,” ujarnya.
Melalui Mechafest UMP 2026, kampus berupaya terus mendorong pengembangan talenta mahasiswa di bidang teknologi dan inovasi, sekaligus memperkuat peran pendidikan dalam mendukung pertumbuhan ekonomi kreatif.















