Peristiwa bermula ketika Museni dilaporkan tidak kunjung pulang setelah berada di kawasan Hutan Bukit Tobong pada Kamis (2/7/2026). Informasi tersebut kemudian diteruskan warga kepada Unit Siaga SAR Banyumas yang selanjutnya berkoordinasi dengan Kantor SAR Cilacap untuk menggelar operasi pencarian.
Sejak hari pertama, tim SAR gabungan telah melakukan penyisiran di sejumlah titik yang diduga menjadi jalur aktivitas korban.
Pada hari kelima, pencarian kembali difokuskan di kawasan hutan Bukit Tobong dengan dukungan anjing pelacak. Sementara itu, tim lainnya menelusuri aliran sungai yang berada di lembah dengan kontur terjal.
Namun hingga operasi pencarian berakhir, tim belum menemukan tanda-tanda keberadaan korban.
“Kendala dan tantangan tim di lapangan adalah minimnya saksi, vegetasi yang rapat dan jalur yang curam. Besar harapan semoga survivor yang masih dalam pencarian dapat segera ditemukan,” tutup Amin Riyanto.
Tim SAR memastikan operasi pencarian akan dilanjutkan pada hari keenam, Selasa (7/7/2026) dengan evaluasi area pencarian dan perluasan penyisiran di sejumlah titik yang dinilai masih berpotensi menjadi lokasi keberadaan korban.















