Andaru mengatakan, berdasarkan laporan awal, kebakaran diduga dipicu kelalaian manusia. Meski demikian, penyebab pasti kejadian tersebut masih memerlukan pemeriksaan lebih lanjut. Sementara itu, nilai kerugian akibat kebakaran masih dalam proses penghitungan.
“Korban kemungkinan karena terjebak asap sehingga susah bernapas,” ujar Andaru.
Kapolsek Kebasen, AKP Agus Rokhim, mengatakan jasad Nuryono baru ditemukan setelah petugas menyelesaikan pemadaman. Sebelum kejadian, korban diketahui sedang berladang di sekitar lokasi kebakaran.
Menurut Agus, petugas pada awalnya berkonsentrasi memadamkan api di bagian bawah kawasan yang terbakar. Setelah api berhasil dipadamkan, petugas Perhutani melakukan pemeriksaan ke bagian atas dan menemukan korban sudah meninggal dunia.
“Awalnya kami fokus memadamkan api di bagian bawah. Setelah selesai, petugas Perhutani mengecek ke bagian atas dan ditemukan korban sudah dalam kondisi meninggal dunia. Jeda waktu pemadaman sampai ditemukan korban sekitar satu jam lebih,” kata Agus.
Penemuan jasad korban tersebut menambah dampak serius kebakaran lahan di wilayah Banyumas. Dugaan bahwa korban meninggal akibat terjebak asap masih memerlukan pendalaman lebih lanjut oleh pihak berwenang.















