BANYUMAS, MyInfo.ID – Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono meraih penghargaan kategori Kepala Daerah Pendukung Gerakan Zakat Indonesia dalam ajang BAZNAS Awards 2026 di Hotel Grand Mercure Kemayoran, Jakarta, Kamis (15/10/2026).
Sadewo masuk dalam lima bupati pendukung zakat terbaik tingkat nasional. Ia juga menjadi satu-satunya bupati dari Jawa Tengah yang menerima penghargaan tersebut.
Secara keseluruhan, BAZNAS RI memberikan penghargaan kepada 15 kepala daerah, terdiri atas lima gubernur, lima wali kota, dan lima bupati.
Ketua BAZNAS Kabupaten Banyumas, Khasanatul Mufidah, mengatakan penghargaan tersebut merupakan bentuk apresiasi atas dukungan pemerintah daerah terhadap pengelolaan zakat.
“Adapun dukungan Pemerintah Kabupaten Banyumas terhadap gerakan zakat diwujudkan melalui penyediaan dana hibah dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) serta sarana operasional bagi pengelola zakat” terangnya.
Menurut Khasanatul, kerja sama Pemkab Banyumas dan BAZNAS juga diwujudkan melalui program Rumah Tidak Layak Huni BAZNAS (RTLHB), serta pengelolaan dana zakat, infak, dan sedekah secara transparan dan akuntabel.
“Dan itu semua dilakukan secara akuntabel dan transparan, yang tentunya menjadi bagian penting dalam mengoptimalkan manfaat zakat bagi masyarakat,” ujarnya.
Sadewo menyebut capaian tersebut merupakan hasil kerja bersama aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkab Banyumas. Dukungan para ASN turut mendorong penghimpunan zakat hingga Rp25 miliar.
“Sebetulnya yang mendukung itu teman-teman ASN. Kerja sama mereka luar biasa, sehingga kita mengumpulkan zakat hingga 25 miliar,” ungkapnya.
Ia menjelaskan, pengelolaan zakat di Banyumas mengikuti arahan BAZNAS Pusat dengan membagi alokasi dana menjadi dua bagian. Sebanyak 50 persen digunakan untuk bantuan langsung, sedangkan 50 persen lainnya diarahkan pada pemberdayaan ekonomi masyarakat.
“Kemudian juga menerapkan yang di pusat, 50% untuk betul-betul murni bantuan, 50%-nya lagi untuk pemberdayaan ekonomi. Mudah-mudahan zakat ke depan makin baik. Teman-teman ASN jangan lupa bayar zakat, olih dunia, olih akhirat,” tuturnya.
Pemkab Banyumas berharap kolaborasi dengan BAZNAS, ASN, dan masyarakat terus diperkuat agar pengelolaan zakat dapat mendukung pemberdayaan ekonomi, meningkatkan kesejahteraan warga, serta membantu penanganan kemiskinan.














