News  

KAI Commuter Uji Coba Teknologi Pemurni Udara Nanoe X di KRL, Diklaim Mampu Hambat Virus dan Bakteri

Ilustrasi Penumpang KAI Commuter. Foto: KAI Commuter
banner 120x600

“Saat ini kami tengah melakukan uji coba pemasangan pada satu rangkaian Commuter Line untuk memantau efektivitas dan kinerjanya secara langsung di lapangan. KAI Commuter berencana untuk memperluas fasilitas ini dengan memasang alat ini di seluruh rangkaian Commuter Line lainnya,” tambah Karina.

Teknologi nanoe X bekerja dengan membantu menghambat pertumbuhan jamur, serbuk sari, bakteri, virus, serta berbagai partikel udara yang tidak terlihat oleh mata. Kehadirannya diharapkan dapat menciptakan lingkungan kabin yang lebih sehat bagi pengguna transportasi publik.

Selain menjaga kualitas udara, perangkat ini juga mampu mengurangi bau tidak sedap yang menempel pada interior kereta sehingga memberikan pengalaman perjalanan yang lebih nyaman.

KAI Commuter menjelaskan, perangkat nanoe X memiliki keunggulan berupa sistem pelepasan mandiri sehingga tidak memerlukan perawatan yang rumit. Teknologi tersebut juga memiliki daya tahan hingga sekitar 600 detik atau enam kali lebih lama dibandingkan ion udara konvensional.

Dengan kemampuan tersebut, udara bersih dapat tersebar lebih merata ke seluruh kabin kereta. Teknologi nanoe X sendiri telah digunakan secara luas pada layanan kereta komuter modern di Jepang.

Melalui inovasi ini, KAI Commuter berharap kualitas layanan kepada pelanggan terus meningkat seiring perkembangan teknologi transportasi.

“Melalui inovasi peningkatan layanan ini, KAI Commuter berharap dapat memberikan pengalaman perjalanan yang lebih segar, sehat, dan bebas dari rasa khawatir bagi seluruh pelanggan setia Commuter Line,” tandas Karina.

Related Images:

Follow WhatsApp Channel My Info untuk update berita terkini setiap hari! Follow