Ia menilai kelompok rentan seperti penyandang disabilitas, perempuan, lansia, hingga masyarakat yang tinggal di wilayah pedesaan masih menghadapi berbagai kendala untuk memperoleh layanan kesehatan mata yang berkualitas.
“Melalui Program I-SEE, kami bersama para mitra berkomitmen memperkuat sistem kesehatan mata secara menyeluruh, mulai dari peningkatan kesadaran masyarakat, penguatan layanan yang inklusif, pengembangan kapasitas tenaga kesehatan, hingga dukungan kebijakan yang berkelanjutan sehingga tidak ada seorang pun yang tertinggal dalam memperoleh layanan kesehatan mata,” ujar Marisa Kristianah.
Direktur YSKK sekaligus Koordinator Proyek I-SEE, Iwan Setiyoko, menjelaskan bahwa program tidak hanya berfokus pada pelayanan medis, tetapi juga memperkuat sistem kesehatan mata secara menyeluruh.
Menurutnya, berbagai strategi akan diterapkan mulai dari meningkatkan literasi masyarakat mengenai kesehatan mata, memperkuat kapasitas fasilitas kesehatan, meningkatkan kompetensi tenaga kesehatan, hingga memperkuat koordinasi pemerintah daerah dan kemitraan lintas sektor.
“Program I-SEE akan memperkuat kesadaran masyarakat tentang kesehatan mata, meningkatkan kapasitas fasilitas dan tenaga kesehatan dalam menyediakan layanan yang inklusif, memperkuat koordinasi dan kebijakan pemerintah daerah, serta membangun kemitraan multipihak untuk memastikan keberlanjutan layanan,” jelasnya.
Peluncuran Program I-SEE juga ditandai dengan penandatanganan perjanjian kerja sama antara YSKK dan Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah sebagai bentuk komitmen pelaksanaan program.
Prosesi tersebut dilakukan oleh Direktur YSKK Iwan Setiyoko bersama Kepala Dinas Kesehatan Jawa Tengah dr. Zulfachmi Wahab dan disaksikan langsung oleh jajaran manajemen CBM Global Indonesia.
Sekitar 60 peserta menghadiri peluncuran program ini, mulai dari perwakilan organisasi perangkat daerah, BAZNAS, PERDAMI, hingga organisasi penyandang disabilitas seperti PERTUNI, ITMI, HWDI, dan PPDI. Acara juga dimeriahkan penampilan musik akustik dari kelompok disabilitas Indonetra Purwokerto.
Melalui Program I-SEE, pemerintah bersama berbagai mitra berharap layanan kesehatan mata yang inklusif dapat semakin mudah diakses masyarakat sekaligus menjadi fondasi penguatan sistem kesehatan mata yang berkelanjutan di Jawa Tengah.















