Menurut dia, panitia telah menjalin koordinasi dengan seluruh rumah sakit yang menangani korban guna memastikan proses administrasi dan pembayaran berjalan lancar.
“Kami sudah mendata seluruh korban. Silakan ditanyakan kepada masing-masing rumah sakit mengenai pihak yang menanggung pembiayaan. Saat ini lebih dari 50 korban telah diperbolehkan pulang, sementara sekitar 40 orang masih menjalani perawatan dan seluruh biayanya kami tanggung,” ujarnya.
Rengga mengakui insiden tersebut menjadi pelajaran penting bagi penyelenggara. Karena itu, panitia berkomitmen melakukan evaluasi menyeluruh terhadap penyelenggaraan kegiatan agar kejadian serupa tidak kembali terjadi.
“Yang terpenting saat ini adalah melakukan evaluasi secara menyeluruh agar peristiwa seperti ini tidak terulang di masa mendatang,” katanya.
Sebelumnya, panitia Speed Fest #2 juga telah menyampaikan permohonan maaf kepada para korban dan masyarakat atas insiden ambruknya tribun VIP di GOR Satria Purwokerto yang menyebabkan 90 orang mengalami luka-luka. Selain bertanggung jawab terhadap penanganan korban, panitia menyatakan siap mendukung sepenuhnya proses penyelidikan yang tengah dilakukan oleh kepolisian.














