PURWOKERTO, MyInfo.ID – Penjualan kendaraan listrik global diperkirakan kembali mencetak rekor baru pada 2026. Badan Energi Internasional atau International Energy Agency (IEA) memproyeksikan penjualan mobil listrik dunia akan mencapai 23 juta unit atau hampir 30 persen dari total penjualan mobil global tahun ini.
Proyeksi tersebut tertuang dalam laporan terbaru bertajuk Global EV Outlook 2026 yang dirilis IEA. Laporan itu menyoroti tren pertumbuhan kendaraan listrik di berbagai negara, perkembangan infrastruktur pengisian daya, hingga dampaknya terhadap konsumsi energi dan emisi karbon global.
IEA mencatat, sepanjang 2025 penjualan mobil listrik dunia tumbuh sekitar 20 persen dan menembus angka lebih dari 20 juta unit. Artinya, satu dari empat mobil baru yang terjual di dunia merupakan kendaraan listrik.
“Penjualan mobil listrik mencetak rekor baru di hampir 100 negara tahun lalu. Meningkatnya popularitas kendaraan listrik telah menandai pergeseran besar bagi pasar mobil dan sistem energi secara keseluruhan,” kata Direktur Eksekutif IEA, Fatih Birol dikutip Kamis, (21/5/2026).
Menurutnya, tren penggunaan kendaraan listrik juga menjadi salah satu solusi di tengah gejolak pasokan energi dunia.
“Hal ini memberikan sedikit kelegaan di tengah guncangan pasokan minyak terbesar dalam sejarah,” ujarnya.
Meski demikian, laporan tersebut mencatat adanya perlambatan penjualan global kendaraan listrik pada kuartal pertama 2026. Penjualan turun sekitar 8 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya, terutama akibat perubahan kebijakan di China dan Amerika Serikat.
Namun, penurunan itu tidak terjadi secara merata. Di sejumlah kawasan lain, pertumbuhan kendaraan listrik justru melonjak signifikan.
Di Eropa, penjualan mobil listrik meningkat hampir 30 persen secara tahunan. Sementara di kawasan Asia Pasifik di luar China, penjualan naik hingga 80 persen. Adapun di Amerika Latin, pertumbuhannya mencapai 75 persen.
IEA juga mencatat sekitar 90 negara mengalami kenaikan penjualan kendaraan listrik pada Maret 2026. Bahkan sekitar 30 negara mencetak rekor penjualan bulanan tertinggi.
China masih menjadi pemain dominan dalam industri kendaraan listrik dunia. Negara tersebut memproduksi hampir tiga perempat dari total 22 juta mobil listrik global pada 2025.















