News  

Hardiknas 2026: Pemerintah Dorong Pembelajaran Mendalam dan Kolaborasi Pendidikan

Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 menjadi momentum penguatan arah kebijakan pendidikan nasional. Foto: Kemendikdasmen
banner 120x600

Selain itu, digitalisasi pembelajaran juga diperluas melalui penyediaan perangkat teknologi seperti Interactive Flat Panel (IFP) yang kini telah dimanfaatkan di ratusan ribu sekolah di Indonesia.

Pemerintah juga menaruh perhatian besar pada peningkatan kualitas guru, mulai dari kompetensi hingga kesejahteraan. Di sisi lain, lingkungan sekolah didorong menjadi ruang yang aman dan nyaman melalui budaya ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah).

Penguatan pembelajaran turut dilakukan melalui peningkatan literasi, numerasi, serta pengembangan bidang STEM (Science, Technology, Engineering, Mathematics).

Upaya pemerataan pendidikan juga dilakukan dengan memperluas akses melalui berbagai skema, seperti sekolah satu atap, pendidikan jarak jauh, hingga komunitas belajar.

Langkah ini bertujuan memastikan seluruh anak Indonesia, termasuk di wilayah terpencil, tetap mendapatkan layanan pendidikan yang layak.

Dalam beberapa bulan terakhir, pemerintah menekankan pentingnya sinergi antara empat pusat pendidikan, yaitu sekolah, keluarga, masyarakat, dan media.

Mengakhiri amanatnya, Mendikdasmen mengajak seluruh elemen bangsa untuk terus memperkuat kerja sama.

“Mari kita perkuat kerja sama mewujudkan pendidikan bermutu untuk semua menuju Indonesia yang cerdas, maju, dan bermartabat,” serunya.

Peringatan Hardiknas 2026 juga diwarnai pagelaran seni “Kuntulan Ewon” yang melibatkan 1.100 pelajar, terdiri dari ratusan pemusik dan penari. Pertunjukan ini menjadi simbol keberagaman sekaligus semangat kolaborasi dalam dunia pendidikan.

Related Images:

Follow WhatsApp Channel My Info untuk update berita terkini setiap hari! Follow