Cara Menghilangkan Bau Apek pada Pakaian di Lemari, Ini 6 Cara Mudahnya

Ilustrasi lemari pakaian. Foto: Pixabay
banner 120x600

BAU APEK pada pakaian yang sudah dicuci memang bikin kesal, apalagi saat aroma tidak sedap itu muncul ketika baju hendak dipakai. Kondisi ini sering kali berkaitan dengan kelembapan yang terperangkap di dalam lemari atau pakaian yang belum benar-benar kering saat disimpan.

Tidak perlu langsung mencuci ulang semua pakaian. Ada beberapa langkah sederhana yang bisa dilakukan di rumah untuk mengurangi bau sekaligus menjaga lemari tetap kering dan tidak pengap.

Cara Menghilangkan Bau Apek pada Pakaian di Lemari

Menjaga pakaian tetap kering dan memastikan kondisi lemari tidak lembap menjadi langkah utama untuk mencegah bau apek. Berikut beberapa cara yang bisa dicoba.

1. Pastikan Pakaian Benar-Benar Kering

Jangan terburu-buru memasukkan pakaian ke lemari setelah dicuci. Pastikan seluruh bagian pakaian sudah kering, termasuk area yang tebal seperti kerah, saku, lipatan, dan bagian bawah lengan.

Jika cuaca cerah, jemur pakaian sampai kering sempurna. Sementara ketika hujan atau udara sedang lembap, kamu bisa menggunakan pengering pakaian atau memastikan baju mendapat aliran udara yang cukup sebelum disimpan.

Pakaian yang masih menyimpan sedikit kelembapan bisa membuat kondisi dalam lemari semakin pengap dan akhirnya memicu munculnya bau apek.

2. Cuci Pakaian dengan Detergen Secukupnya

Bau tidak sedap pada pakaian tidak selalu berasal dari lemari. Keringat, minyak tubuh, debu, dan kotoran yang masih menempel di serat kain juga bisa menjadi sumber aroma kurang sedap.

Gunakan detergen sesuai takaran yang dianjurkan pada kemasan. Pemakaian terlalu banyak detergen tidak otomatis membuat pakaian lebih bersih karena residunya justru bisa tertinggal di kain jika proses pembilasan kurang maksimal.

Kamu juga bisa menggunakan pelembut atau pewangi pakaian sesuai kebutuhan. Pastikan pakaian tetap dibilas dengan baik dan dikeringkan secara menyeluruh sebelum masuk ke lemari.

3. Bersihkan Lemari Secara Berkala

Jangan hanya fokus mencuci pakaian. Bagian dalam lemari juga perlu dibersihkan karena debu, kotoran, dan kelembapan yang menumpuk dapat menjadi sumber bau.

Keluarkan seluruh pakaian terlebih dahulu, kemudian lap rak, dinding bagian dalam, serta sudut-sudut lemari. Setelah itu, biarkan pintu lemari terbuka sampai bagian dalamnya benar-benar kering.

Jika menemukan tanda-tanda jamur, gunakan produk pembersih yang sesuai dengan material lemari. Hindari memasukkan kembali pakaian sebelum permukaan lemari kering.

4. Pakai Penyerap Bau dan Kelembapan

Salah satu cara praktis untuk menjaga lemari tetap segar adalah menggunakan produk penyerap kelembapan atau bau. Kamu bisa memilih arang aktif, silika gel, atau produk khusus penyerap lembap yang memang dirancang untuk ditempatkan di dalam lemari.

Kamper juga dapat digunakan untuk memberikan aroma khas sekaligus membantu mengurangi gangguan serangga. Namun, letakkan produk tersebut sesuai petunjuk dan hindari kontak langsung dengan pakaian.

Perhatikan juga masa pakai penyerap kelembapan atau pengharum. Jika sudah penuh atau efektivitasnya menurun, segera ganti agar fungsinya tetap optimal.

Related Images:

Follow WhatsApp Channel My Info untuk update berita terkini setiap hari! Follow