Ia menyebut Bulog Banyumas telah menyalurkan 1.660.560 kilogram beras kepada 55.352 penerima bantuan pangan. Adapun pagu bantuan pangan untuk periode Juli hingga September 2026 di Kabupaten Banyumas mencapai 8.507.700 kilogram beras yang diperuntukkan bagi 283.590 penerima.
Menurut Prawoko, program bantuan pangan merupakan salah satu upaya pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan sekaligus membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok.
“Bantuan pangan ini merupakan bagian dari langkah pemerintah untuk menjaga ketahanan pangan dan membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok,” katanya.
Ia berharap keberadaan bantuan tersebut dapat menekan pengeluaran rumah tangga, terutama untuk memenuhi kebutuhan beras.
“Kami berharap bantuan ini bisa meringankan beban masyarakat, terutama dalam memenuhi kebutuhan beras sebagai bahan pangan utama,” ucapnya.
Prawoko menambahkan, bantuan hanya disalurkan kepada masyarakat yang namanya telah tercatat sebagai penerima manfaat berdasarkan data dan ketentuan yang berlaku.
“Penerima bantuan merupakan warga yang sudah terdata sebagai penerima manfaat sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” jelasnya.
Di sela pemantauan distribusi bantuan pangan, jajaran Bulog Kanwil Yogyakarta dan Bulog Banyumas juga meninjau aktivitas mitra pengolahan beras di UD Subur Mulia Putri, Kecamatan Wangon.















