Dalam penyelenggaraan Porprov kali ini terdapat 58 cabang olahraga yang dipertandingkan. Selain itu, empat cabang olahraga eksibisi turut meramaikan kompetisi, yakni korfball, beach handball, menembak AASCI, dan futsal putri.
Total terdapat 810 nomor pertandingan yang memperebutkan 2.769 medali. Jumlah tersebut terdiri atas 810 medali emas, 810 perak, dan 1.149 perunggu.
Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen secara resmi menutup seluruh rangkaian Porprov XVII 2026. Ia menyampaikan apresiasi kepada para atlet yang telah berjuang serta seluruh pihak yang mendukung kelancaran penyelenggaraan.
Taj Yasin berharap hasil kompetisi tersebut menjadi bekal bagi atlet Jawa Tengah untuk menghadapi Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028 yang akan diselenggarakan di Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur.
Menurutnya, para atlet perlu meningkatkan kemampuan, memperkuat kekompakan, dan membangun kerja sama agar mampu bersaing di tingkat nasional.
“Ajang Porprov ini dijadikan sebagai penyemangat untuk menyambut Pekan Olahraga Nasional (PON) yang rencananya akan dilaksanakan pada tahun 2028 di NTB dan NTT. Para delegasi asal Jawa Tengah harus mempersiapkan diri, membangun chemistry, meningkatkan kekompakan, serta menjalani pelatihan yang lebih hebat, agar prestasi olahraga daerah semakin meningkat di level nasional,” kata Taj Yasin.
Dalam kesempatan tersebut, ia juga menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya dua atlet selama pelaksanaan Porprov. Keduanya adalah Syabilla Rizkia Putri Raharja, atlet selam asal Kabupaten Jepara, serta Ayudiyah Rivana Tridiandinita, atlet pencak silat asal Kota Semarang. Doa juga disampaikan bagi atlet yang masih menjalani perawatan akibat cedera.















