News  

Jelang Aksi 28 Oktober, ARB Prioritaskan Pengaktifan Kembali UHC Banyumas

Pengaktifan kembali layanan Universal Health Coverage (UHC) menjadi tuntutan utama Aliansi Rakyat Banyumas (ARB). Foto: Istimewa
banner 120x600

PURWOKERTO, MyInfo.ID – Pengaktifan kembali layanan Universal Health Coverage (UHC) menjadi tuntutan utama Aliansi Rakyat Banyumas (ARB) menjelang rencana aksi unjuk rasa pada Rabu (28/10/2026) mendatang. Aliansi tersebut meminta Pemerintah Kabupaten Banyumas memastikan masyarakat kembali mendapatkan akses pelayanan kesehatan tanpa hambatan.

Perwakilan ARB dari aliansi Musyawarah Masyarakat Banyumas (Murba), Budi Ari Tartanto, mengatakan persoalan UHC menjadi perhatian utama dalam gerakan yang tengah dipersiapkan. Menurut dia, kepastian layanan kesehatan sangat dibutuhkan warga, terutama mereka yang sedang menjalani pengobatan.

“Bagi warga, UHC adalah hak dasar yang harus dipenuhi pemerintah. Karena belum ada kepastian dan warga yang berobat masih mengalami kesulitan dan kendala, ini harus dipastikan berjalan normal lagi seperti sebelumnya,” kata Budi, Sabtu (24/10/2026).

Budi menyampaikan pihaknya menghormati beragam aspirasi yang kemungkinan disuarakan kelompok masyarakat lain dalam aksi tersebut. Namun, dia menegaskan tidak semua tuntutan yang berkembang di tengah masyarakat menjadi bagian dari agenda ARB.

Salah satu isu yang berada di luar tuntutan utama aliansi itu adalah penolakan terhadap kebijakan parkir gratis di toko modern, seperti Alfamart dan Indomaret. Budi meluruskan anggapan bahwa ARB turut menolak kebijakan parkir gratis tersebut.

Dia menjelaskan, gerakan ARB berfokus pada persoalan publik yang berkaitan dengan pemenuhan hak masyarakat, termasuk kepastian akses pelayanan kesehatan.

“Aksi kami ini merupakan gerakan masyarakat yang memperjuangkan sejumlah persoalan publik, bukan mewakili golongan tertentu,” ujarnya

Related Images:

Follow WhatsApp Channel My Info untuk update berita terkini setiap hari! Follow