KKI 2026 Tembus Rp144,2 Miliar, UMKM Banyumas Raya Catat Transaksi hingga Rp131 Juta

Hingga penutupan pada 23 Agustus 2026, Karya Kreatif Indonesia (KKI) 2026 mencatat penjualan sementara Rp144,2 miliar. Foto: Bank Indonesia/MyInfo
banner 120x600

PURWOKERTO, MyInfo.ID – KKI 2026 tidak hanya menjadi ajang promosi produk lokal, tetapi juga membuka jalan lebih luas bagi UMKM Banyumas Raya untuk memperluas pasar hingga mancanegara.

Hingga penutupan pada 23 Agustus 2026, Karya Kreatif Indonesia (KKI) 2026 mencatat penjualan sementara Rp144,2 miliar. Nilai tersebut melonjak 46 persen dibandingkan capaian pada 2025.

Selain transaksi penjualan, akses UMKM terhadap pasar ekspor dan pembiayaan juga semakin terbuka. Business matching (BM) ekspor dalam KKI 2026 mencatat potensi transaksi Rp169,9 miliar yang melibatkan 192 UMKM dengan calon pembeli dari 16 negara.

Sementara business matching pembiayaan mencapai Rp285 miliar atau tumbuh 30,3 persen dibandingkan rata-rata capaian tiga tahun terakhir.

Capaian tersebut menunjukkan bahwa KKI tidak lagi sebatas etalase produk UMKM. Gelaran tersebut mulai menjadi bagian dari ekosistem yang mempertemukan pelaku usaha dengan konsumen, pembeli global, lembaga pembiayaan, hingga mitra strategis.

Deputi Gubernur Bank Indonesia Aida S. Budiman mengatakan pengembangan UMKM membutuhkan ekosistem yang mampu menjaga keberlanjutan pertumbuhan usaha.

“Setiap tahun, dengan penuh rasa syukur kami adakan KKI agar UMKM Indonesia bisa terus tumbuh, tangguh, dan berdaya saing. Tapi, UMKM perlu mempunyai ekosistem yang menjadi tujuan berkelanjutan agar tumbuh, tangguh, dan berdaya saingnya UMKM Indonesia terus berlangsung,” ujar Aida dalam Seremoni Penutupan KKI 2026 di JICC Jakarta, 23 Agustus 2026.

Di tengah capaian nasional tersebut, UMKM Banyumas Raya turut menunjukkan kemampuan bersaing melalui sejumlah produk unggulan yang dibawa ke KKI 2026.

UMKM binaan Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Purwokerto berpartisipasi dalam lima kategori, yakni Rumah Nusantara, Wastra Nusantara, Laras Nusantara, Cangkir Nusantara, dan Camilan Nusantara.

Kategori Rumah Nusantara diisi Benang Mas, Kharisma Kerang, serta D&D Craft. Sementara Pringmas, DK Gallery, dan Martadiredja tampil dalam kategori Wastra dan Laras Nusantara.

Adapun kategori Cangkir Nusantara diwakili Koperasi Pageland/Kasmaran. Sementara Bunga Palm, Wins Brown Sugar, dan Abon Koki membawa produk pada kategori Camilan Nusantara.

Kehadiran pelaku UMKM dari Banyumas Raya tersebut tidak berhenti pada keikutsertaan. Sejumlah produk berhasil mencatat transaksi sekaligus mendapatkan peluang untuk memperluas pasar.

Produk kategori Laras Nusantara, misalnya, membukukan penjualan Rp131,35 juta melalui Batik Martadiredja dan DK Fashion.

Sementara produk Wastra Nusantara melalui Batik Pringmas mencatat transaksi Rp80,10 juta.

Produk home decor, Cangkir Nusantara, dan Camilan Nusantara juga turut mendapatkan kesempatan menjangkau konsumen yang lebih luas melalui KKI 2026.

Related Images:

Follow WhatsApp Channel My Info untuk update berita terkini setiap hari! Follow