News  

Jembatan Garuda Banyumas Resmi Dibuka, Warga Darmakradenan Tak Lagi Seberangi Sungai Tajum

Jembatan Garuda Banyumas di Desa Darmakradenan resmi dibuka. Warga kini tak lagi harus menyeberangi Sungai Tajum saat menuju sekolah, pasar, dan fasilitas umum. Foto: Pemkab Banyumas
banner 120x600

BANYUMAS, MyInfo.ID – Jembatan Garuda di Dusun Kesal, Desa Darmakradenan, Kecamatan Ajibarang, Kabupaten Banyumas, akhirnya resmi digunakan masyarakat. Kehadiran jembatan yang membentang di atas Sungai Tajum ini menjadi jawaban atas persoalan akses warga yang selama bertahun-tahun harus menyeberangi sungai atau mengambil jalan memutar.

Peresmian Jembatan Garuda dilakukan Wakil Bupati Banyumas Dwi Asih Lintarti bersama Komandan Korem 071/Wijayakusuma Kolonel Inf Sidik Wiyono, Dandim 0701/Banyumas Letkol Inf Edward Samosir, dan Kapolresta Banyumas Kombes Pol Petrus Silalahi, Rabu (13/8/2026).

Peresmian tersebut menjadi bagian dari peluncuran serentak 2.500 Jembatan Garuda dan 3.000 titik air bersih yang diresmikan Presiden Republik Indonesia dan diikuti secara virtual dari Banyumas.

Bagi masyarakat Dusun Kesal, keberadaan Jembatan Garuda Banyumas bukan sekadar pembangunan infrastruktur baru. Jembatan tersebut menjadi jalur penting yang menghubungkan aktivitas warga sekaligus membuka akses wilayah yang sebelumnya relatif sulit dijangkau.

Sebelum jembatan dibangun, warga harus memilih antara menyeberangi Sungai Tajum secara langsung atau menempuh rute yang lebih jauh. Kondisi tersebut semakin menyulitkan ketika debit sungai meningkat akibat hujan.

Anak-anak yang hendak berangkat sekolah juga menghadapi persoalan serupa. Mereka harus melewati jalan setapak di sekitar sungai yang licin dan berisiko, terutama saat musim hujan.

Wakil Bupati Banyumas Dwi Asih Lintarti mengatakan pembangunan Jembatan Garuda merupakan bagian dari program strategis TNI Angkatan Darat untuk memperluas akses infrastruktur dasar bagi masyarakat di wilayah terpencil dan terisolasi.

“Khusus di Kabupaten Banyumas, pembangunan Jembatan Garuda tahap III dan IV difokuskan pada empat desa prioritas, yaitu Desa Darmakradenan Kecamatan Ajibarang, Desa Kalibagor Kecamatan Kalibagor, Desa Windunegara Kecamatan Wangon, dan Desa Cingebul Kecamatan Lumbir. Alhamdulillah pada hari ini siap di-launching serta dimanfaatkan oleh masyarakat,” tuturnya.

Pembangunan Jembatan Garuda di Banyumas tidak hanya menyasar Desa Darmakradenan. Program tahap III dan IV juga diarahkan ke tiga desa lainnya yang memiliki kebutuhan akses infrastruktur dasar.

Empat desa yang menjadi lokasi pembangunan tersebut yakni Desa Darmakradenan di Kecamatan Ajibarang, Desa Kalibagor di Kecamatan Kalibagor, Desa Windunegara di Kecamatan Wangon, serta Desa Cingebul di Kecamatan Lumbir.

Related Images:

Follow WhatsApp Channel My Info untuk update berita terkini setiap hari! Follow