News  

Jembatan Garuda Banyumas Resmi Dibuka, Warga Darmakradenan Tak Lagi Seberangi Sungai Tajum

Jembatan Garuda Banyumas di Desa Darmakradenan resmi dibuka. Warga kini tak lagi harus menyeberangi Sungai Tajum saat menuju sekolah, pasar, dan fasilitas umum. Foto: Pemkab Banyumas
banner 120x600

Menurut Lintarti, kehadiran jembatan di wilayah-wilayah tersebut diharapkan memberikan dampak langsung terhadap mobilitas masyarakat.

“Dengan hadirnya Jembatan Garuda ini kami berharap akses pendidikan bagi putra-putri kita menjadi lebih aman dan lancar, distribusi hasil pertanian warga dapat berjalan lebih efisien, akses menuju fasilitas kesehatan menjadi lebih mudah dijangkau, serta aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat Desa Darmakradenan dan sekitarnya dapat tumbuh lebih baik,” katanya.

Selain memperpendek akses perjalanan, jembatan juga diharapkan memperlancar mobilitas hasil pertanian dari kawasan pedesaan menuju pusat aktivitas ekonomi.

Akses menuju fasilitas kesehatan dan berbagai layanan publik pun menjadi lebih mudah bagi masyarakat yang sebelumnya terkendala kondisi geografis.

Bagi warga sekitar, perubahan yang dibawa Jembatan Garuda di Sungai Tajum terasa secara langsung. Salah satunya disampaikan Trimanto, warga setempat, yang mengaku bersyukur karena pembangunan jembatan akhirnya membuka akses yang selama ini menjadi persoalan.

“Sebelumnya kalau mau melintas paling ya langsung nyebrang kali. Kalau kondisi airnya banjir, kami harus lewat jalan memutar. Anak-anak sekolah dan warga yang mau ke pasar selama ini lewat jalan setapak di atas kali yang licin saat musim hujan, sangat berisiko kecelakaan,” tutur Pak Trimanto.

Kondisi tersebut membuat aktivitas warga sangat bergantung pada keadaan sungai. Ketika aliran air normal, warga masih dapat menyeberang, tetapi situasinya berubah saat hujan deras menyebabkan sungai meluap.

Kini, masyarakat memiliki akses yang lebih aman untuk melakukan perjalanan sehari-hari.

Jembatan tersebut juga menjadi penghubung penting menuju wilayah lain, termasuk akses jalan menuju Desa Kracak dan jalur antardusun di Kecamatan Ajibarang.

“Alhamdulillah, kami merasa sangat terbantu. Sekarang akses anak-anak berangkat sekolah jadi jauh lebih aman dan warga tidak perlu takut lagi saat harus melintas,” ucapnya.

Related Images:

Follow WhatsApp Channel My Info untuk update berita terkini setiap hari! Follow