News  

Yasnaya Polyana Banyumas Masuk Sorotan Menbud Fadli Zon, Dinilai Jadi Oase Kebudayaan

Menbud Fadli Zon, mengunjungi Padepokan Yasnaya Polyana di Kabupaten Banyumas, sebagai bentuk dukungan ekosistem kebudayaan dari komunitas. Foto: Kemenbud
banner 120x600

BANYUMAS, MyInfo.ID – Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon, mengunjungi Padepokan Yasnaya Polyana di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, sebagai bentuk dukungan pemerintah terhadap penguatan ekosistem kebudayaan yang tumbuh dari komunitas. Kunjungan yang berlangsung pada Sabtu (27/6/2026) itu menjadi bagian dari upaya mendorong lahirnya lebih banyak ruang budaya yang berkelanjutan di berbagai daerah.

Yasnaya Polyana dikenal sebagai ruang pengembangan filsafat, sastra, dan pertanian organik yang secara konsisten menyelenggarakan berbagai program residensi. Dalam kunjungan tersebut, Fadli Zon meninjau langsung aktivitas padepokan sekaligus menyaksikan pelaksanaan program Residensi Ngéngér Tani 2026 “Literasi Kehidupan Desa: Advokasi Kebudayaan untuk Manusia Desa”, yang mendapat dukungan melalui program Dana Indonesiaraya dari Kementerian Kebudayaan.

Kehadiran Menteri Kebudayaan menegaskan komitmen pemerintah dalam memperkuat ruang-ruang budaya berbasis masyarakat sebagai bagian penting pembangunan ekosistem kebudayaan nasional.

“Kita berharap cultural enclave, kantong-kantong budaya seperti Yasnaya Polyana ini makin banyak tumbuh di seluruh Indonesia. Sehingga menjadi oase budaya yang menginkubasi para penulis, para pemikir, para sastrawan, seniman, budayawan, termasuk dalam hal ini menyatu dengan alam, dengan pertanian, pertanian organik,” ujar Fadli Zon, dikutip dari laman Kementerian Kebudayaan, Rabu (1/7/2026).

Menurutnya, keberadaan ruang budaya seperti Yasnaya Polyana menunjukkan bahwa kebudayaan dapat berkembang secara berkelanjutan melalui kolaborasi, kreativitas, serta kedekatan dengan masyarakat dan lingkungan.

Dalam kesempatan itu, Fadli Zon juga mengungkapkan bahwa nama Yasnaya Polyana mengingatkannya pada Yasnaya Polyana di Rusia, kediaman sekaligus museum sastrawan dunia Leo Tolstoy yang pernah ia kunjungi sekitar tiga dekade lalu.

Related Images:

Follow WhatsApp Channel My Info untuk update berita terkini setiap hari! Follow