News  

NPCI Banyumas Cari Dukungan DPRD, Pembinaan Atlet Disabilitas Terkendala Anggaran

NPCI Banyumas Cari Dukungan DPRD, Pembinaan Atlet Disabilitas Terkendala Anggaran. Foto: Ist
banner 120x600

PURWOKERTO, MyInfo.ID – Pembinaan atlet penyandang disabilitas di Kabupaten Banyumas menghadapi tantangan keterbatasan anggaran. Kondisi tersebut menjadi salah satu isu utama yang disampaikan pengurus National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Kabupaten Banyumas saat beraudiensi dengan DPRD Banyumas, Senin (29/6/2026).

Audiensi yang berlangsung di ruang pimpinan DPRD Banyumas itu dihadiri jajaran pengurus, pelatih, dan atlet NPCI bersama Kepala Bidang Pemuda dan Olahraga Dinporabudpar Banyumas, Eko Purwanto. Mereka diterima anggota Komisi IV DPRD Banyumas, Rachmad Imanda, serta anggota Komisi I, Dodet Suryondaru.

Pertemuan tersebut membahas keberlanjutan pembinaan atlet disabilitas sekaligus kesiapan menghadapi Pekan Paralimpik Pelajar Daerah (PEPARPEDA) dan Pekan Paralimpik Provinsi (PEPARPROV) 2026.

Ketua NPCI Banyumas, Suwondo, menjelaskan bahwa kedua ajang tersebut merupakan kompetisi bergengsi yang menjadi jalur pembinaan atlet menuju level nasional. Karena itu, dukungan pemerintah daerah dinilai sangat penting agar persiapan atlet dapat berjalan maksimal.

“Sejak dilantik pada bulan September 2022, kami telah melakukan sosialisasi, pembinaan atlet dan mengingikuti berbagai even. Saat ini NPCI Banyumas baru mempunyai sekitar 60 hingga 80 atlet yang aktif mengikuti latihan serius. Dan kami masih menghadapi kendala terkait peralatan atlet dan biaya mengikuti PEPARPEDA dan PEPARPROV,” katanya.

Meski dihadapkan pada keterbatasan fasilitas dan pendanaan, NPCI Banyumas tetap mampu mencetak atlet berprestasi. Suwondo menyebut nama perenang Lutfi Afandi serta sprinter Sapto Yogo Purnomo yang telah mengharumkan nama Indonesia di tingkat internasional, termasuk ajang Paralimpiade.

Menanggapi aspirasi tersebut, anggota Komisi IV DPRD Banyumas, Rachmad Imanda, mengakui anggaran hibah bagi berbagai organisasi, termasuk NPCI, mengalami pengurangan akibat kebijakan efisiensi anggaran.

Related Images:

Follow WhatsApp Channel My Info untuk update berita terkini setiap hari! Follow