PURBALINGGA, MyInfo.ID – Aktivitas berburu ikan yang direncanakan tiga pemuda di Kabupaten Purbalingga, berujung duka mendalam. Seorang remaja bernama Mahardika Farel Bagas Priambudi (18) dilaporkan meninggal dunia setelah tenggelam dan terseret derasnya arus Sungai Pekacangan, Kecamatan Kejobong, pada Kamis (25/6/2026) sore.
Berdasarkan penjelasan Kapolsek Kejobong, AKP Amirudin, insiden maut tersebut terjadi sekitar pukul 14.30 WIB. Korban yang merupakan warga Desa Timbang ini awalnya datang ke area sungai yang berada di dekat kawasan bekas pabrik bersama dua orang sahabatnya, Damay Tri Lutfiansah dan Ajat Setiawan. Nyatanya, rencana awal mereka berubah di lokasi kejadian.
“Dari keterangan yang diperoleh, karena tidak bisa menggunakan alat jala, mereka kemudian bermain air di sungai. Lalu saat korban menyeberangi Sungai Pekacangan, ia terpeleset dan terbawa arus,” terang AKP Amirudin saat dikonfirmasi mengenai kronologi awal peristiwa, Jumat (26/6/2026).
Melihat situasi gawat tersebut, Damay sempat berusaha menolong dengan berenang mengejar tubuh Mahardika. Sayangnya, upaya penyelamatan mandiri itu gagal total akibat hantaman arus sungai yang terlalu kuat. Dalam hitungan detik, tubuh korban langsung lenyap tergulung pusaran air ke dasar sungai.
Sadar rekannya kehilangan jejak, Ajat langsung berlari kencang menuju pemukiman untuk mencari bantuan dari warga sekitar, sementara Damay tetap siaga memantau di pinggir sungai.
Mendengar kabar tersebut, puluhan warga langsung berdatangan ke lokasi dan menyisir aliran sungai secara manual. Setelah melakukan upaya pencarian selama setengah jam, jasad pemuda malang tersebut akhirnya berhasil dievakuasi dari dasar sungai.
“Warga yang berdatangan kemudian melakukan pencarian korban, hingga akhirnya ditemukan setelah 30 menit pencarian. Korban ditemukan di dasar sungai berjarak 50 meter dari titik awal tenggelam dalam kondisi sudah meninggal dunia,” urai Amirudin.















