News  

Tunjangan Guru Cair Tiap Bulan, Pemerintah Sudah Salurkan Rp18 Triliun ke 1,6 Juta ASN Daerah

Ilustrasi Tunjangan Guru Cair. Foto: Kemendikdasmen

JAKARTA, MyInfo.ID – Pemerintah mulai mengubah skema penyaluran tunjangan guru pada 2026 dengan sistem pencairan setiap bulan. Kebijakan ini langsung berdampak pada percepatan distribusi anggaran, yang dalam tiga bulan pertama tahun ini sudah mencapai lebih dari Rp18 triliun.

Data dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah menunjukkan, dana tersebut disalurkan kepada lebih dari 1,6 juta guru Aparatur Sipil Negara Daerah (ASND) di seluruh Indonesia sepanjang Januari hingga Maret 2026.

Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan, Nunuk Suryani, menegaskan bahwa perubahan sistem ini bertujuan memberikan kepastian hak bagi para guru sekaligus meningkatkan kualitas layanan pendidikan.

“Mulai tahun 2026, penyaluran tunjangan guru dari yang tadinya dilakukan per tiga bulan, kini menjadi setiap bulan. Percepatan penyaluran ini agar dapat memberikan kepastian kepada para guru akan haknya. Bagi pemerintah, tunjangan guru bukan sekadar angka dalam anggaran, tetapi bentuk apresiasi atas dedikasi para guru yang setiap hari hadir mendidik generasi bangsa,” ujar Dirjen Nunuk dalam keterangannya Rabu (18/3/2026).

Menurutnya, pencairan yang lebih cepat diharapkan membuat guru bisa lebih fokus pada proses belajar-mengajar.

“Kami juga berharap dengan dipenuhi haknya, para guru dapat lebih fokus mengajar dan memberikan layanan pendidikan yang terbaik bagi murid-murid,” tambahnya.

Penyaluran tunjangan pada triwulan pertama 2026 terdiri dari beberapa komponen utama, dengan nilai terbesar berasal dari Tunjangan Profesi Guru (TPG).

  • TPG: sekitar Rp18 triliun untuk 1,6 juta guru
  • Dana Tambahan Penghasilan (DTP): Rp14,8 miliar untuk sekitar 20 ribu guru
  • Tunjangan Khusus Guru (TKG): Rp641,6 miliar untuk sekitar 62 ribu guru

Related Images:

Follow WhatsApp Channel My Info untuk update berita terkini setiap hari! Follow