Katarak umumnya berkaitan dengan proses penuaan. Seiring bertambahnya usia, lensa mata dapat mengalami perubahan sehingga penglihatan menjadi keruh atau menurun.
Namun, faktor usia bukan satu-satunya penyebab. Dante menjelaskan bahwa diabetes, infeksi pada mata, hingga faktor lingkungan juga dapat meningkatkan risiko terjadinya katarak.
Karena itu, menjaga kesehatan mata dan melakukan pemeriksaan secara berkala menjadi langkah penting, terutama bagi kelompok yang memiliki faktor risiko.
Dalam program operasi katarak gratis di RSKM Purwokerto, masyarakat dari wilayah Banyumas Raya mendapatkan akses tindakan medis tanpa harus memikirkan biaya operasi.
Dante menyebut operasi merupakan salah satu solusi efektif untuk mengembalikan fungsi penglihatan pada penderita katarak.
Pemulihan penglihatan diharapkan tidak hanya berdampak pada kondisi kesehatan, tetapi juga membantu penerima manfaat kembali bekerja, melakukan aktivitas sehari-hari, serta menjalani kehidupan secara lebih mandiri.
“Kami berharap kegiatan ini memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat,” ujarnya.
Program operasi katarak gratis tersebut merupakan bentuk kerja sama tahap kedua antara Indonesia dan Noor Dubai Foundation.
Sebelumnya, kegiatan serupa juga telah dilaksanakan di wilayah lain sebagai bagian dari upaya membantu masyarakat yang mengalami gangguan penglihatan.
Noor Dubai Foundation merupakan organisasi kemanusiaan internasional nonpemerintah dan nirlaba yang berbasis di Uni Emirat Arab (UEA).
Organisasi tersebut berada di bawah naungan Mohammed bin Rashid Al Maktoum Global Initiatives (MBRGI) dan memiliki fokus pada upaya pencegahan kebutaan serta penanganan gangguan penglihatan di berbagai wilayah dunia.















