News  

Unsoed Gandeng BRIN dan Perusahaan Korea Bangun PLTS di Atas Kanal Irigasi

PLTS di Atas Saluran Irigasi, Unsoed Gandeng BRIN dan Perusahaan Korea Kembangkan Energi Tanpa Korbankan Lahan. Foto: Unsoed
banner 120x600

PURWOKERTO, Myinfo.ID – PLTS di atas saluran irigasi mulai dikembangkan Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto bersama Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dan perusahaan asal Korea Selatan, Lumitech Co., Ltd.

Konsep tersebut menawarkan cara berbeda dalam mengembangkan energi surya. Panel pembangkit tidak ditempatkan dengan membuka kawasan baru, tetapi memanfaatkan ruang di atas saluran irigasi yang sudah tersedia.

Kerja sama sekaligus peluncuran penerapan sistem tersebut berlangsung di Unsoed, Rabu (19/8/2026).

Program ini menjadi bagian dari kegiatan Launching and Kick Off Meeting Development and Demonstration of a Solar Photovoltaic Systems for Agriculture and Irrigation Canals Tailored to Overseas Markets, and Business Model Development.

Gagasan tersebut menarik karena pengembangan energi terbarukan selama ini kerap berhadapan dengan persoalan kebutuhan lahan. Melalui pemanfaatan kanal irigasi, ruang yang sebelumnya hanya berfungsi sebagai jalur air dapat dimanfaatkan pula untuk menghasilkan energi.

Dengan konsep itu, saluran irigasi tetap menjalankan fungsi utamanya untuk mendukung pertanian, sementara bagian atasnya digunakan sebagai lokasi panel surya.

Rektor Unsoed Prof. Akhmad Sodiq mengatakan kerja sama antara perguruan tinggi, lembaga penelitian, dan sektor industri dibutuhkan agar inovasi yang dikembangkan tidak berhenti sebagai penelitian.

“Unsoed sangat menyambut baik kolaborasi ini. Perguruan tinggi tidak dapat berjalan sendiri dalam menghasilkan inovasi yang berdampak. Karena itu, sinergi antara Unsoed, BRIN, dan mitra industri menjadi sangat penting untuk mengembangkan teknologi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga dapat diimplementasikan dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Rektor dalam keterangan tertulisnya, Kamis (20/8/2026).

Menurutnya, pengembangan PLTS di atas saluran irigasi mempertemukan kepentingan energi bersih dengan pemanfaatan ruang secara lebih produktif.

“Ini merupakan kolaborasi yang sangat strategis karena menggabungkan kepentingan riset, pengembangan teknologi, pemanfaatan sumber daya, dan kebutuhan masyarakat. Kami berharap kerja sama ini dapat terus dikembangkan sehingga menghasilkan inovasi yang dapat direplikasi di berbagai wilayah,” katanya.

Konsep tersebut juga membuka peluang pengembangan energi surya tanpa harus mengubah fungsi lahan pertanian yang masih produktif.

BRIN menilai kolaborasi dengan perguruan tinggi merupakan bagian penting dalam membangun ekosistem penelitian dan inovasi di Indonesia.

Deputi Bidang Kebijakan Pembangunan BRIN Prof. Dr. Ir. R. Nunung Nuryartono mengatakan kedekatan antara lembaga riset dan kampus perlu terus diperkuat.

“Ke depan, kalau memungkinkan, kami berharap ada BRIN Corner di setiap perguruan tinggi. Dengan begitu, komunikasi dan kolaborasi antara BRIN dengan perguruan tinggi dapat semakin dekat, sehingga berbagai potensi riset dan inovasi dapat dikembangkan bersama,” ujarnya.

Menurut Nunung, pola kerja sama yang melibatkan Unsoed, BRIN, dan Lumitech dapat menjadi salah satu contoh pengembangan inovasi melalui kolaborasi lintas lembaga.

Related Images:

Follow WhatsApp Channel My Info untuk update berita terkini setiap hari! Follow