News  

Unsoed Gandeng BRIN dan Perusahaan Korea Bangun PLTS di Atas Kanal Irigasi

PLTS di Atas Saluran Irigasi, Unsoed Gandeng BRIN dan Perusahaan Korea Kembangkan Energi Tanpa Korbankan Lahan. Foto: Unsoed
banner 120x600

Sementara itu, Kepala Organisasi Riset Energi dan Manufaktur BRIN Dr. Cuk Supriyadi Ali Nandar melihat pemanfaatan kanal irigasi sebagai lokasi panel surya memiliki nilai strategis.

Ruang di atas saluran air dapat digunakan untuk menangkap potensi energi matahari tanpa perlu mengambil lahan pertanian yang masih menghasilkan.

“Harapannya, teknologi ini dapat dikembangkan lebih detail, terutama dari sisi optimasi, sehingga nantinya dapat diimplementasikan di tempat-tempat lain. Sistem ini memiliki nilai strategis karena kita dapat memanfaatkan area di atas saluran irigasi untuk mengoptimalkan potensi energi surya tanpa harus mengambil lahan produktif,” jelasnya.

Cuk mengatakan pengembangan tersebut tidak semata-mata diarahkan untuk menghasilkan satu sistem pembangkit. Lebih jauh, teknologi tersebut diharapkan melahirkan model yang bisa disesuaikan dengan karakteristik lokasi lain.

“Yang kita bangun bukan hanya sebuah sistem, tetapi juga model yang nantinya dapat dikembangkan dan diterapkan di berbagai lokasi sesuai karakteristik dan kebutuhan masing-masing,” pungkasnya.

Pengembangan teknologi PLTS kanal irigasi juga mendapat perhatian dari Lumitech Co., Ltd. Perusahaan asal Korea Selatan tersebut melihat Indonesia mempunyai modal penting untuk mengembangkan konsep serupa.

CEO Lumitech Co., Ltd. Mr. Shin Inboum menilai jaringan irigasi Indonesia yang panjang dapat menjadi peluang untuk memperluas pemanfaatan energi surya.

Menurut dia, pemasangan panel surya di atas kanal memungkinkan pembangunan pembangkit dilakukan tanpa harus membuka kawasan baru.

“Pembangunan solar panel di atas canal irigasi merupakan salah satu solusi. Dengan sistem ini, kita tidak perlu memiliki kekhawatiran untuk menebang pohon atau mengambil lahan di daerah pegunungan untuk membangun pembangkit. Indonesia sangat potensial karena memiliki saluran irigasi yang sangat panjang,” ujarnya.

Potensi tersebut semakin menarik karena jaringan irigasi tersebar di berbagai wilayah Indonesia. Jika teknologi dapat dikembangkan sesuai kondisi masing-masing daerah, kanal irigasi berpotensi menjadi salah satu ruang alternatif bagi pengembangan energi surya.

Kolaborasi pengembangan PLTS di atas saluran irigasi tersebut dituangkan dalam sejumlah dokumen kerja sama.

Dokumen yang ditandatangani meliputi Perjanjian Kerja Sama (PKS) BRIN dengan HS Solar, Memorandum of Understanding (MoU) Unsoed dengan Lumitech Co., Ltd., serta PKS LPPM Unsoed dengan BRIN dan Lumitech Co., Ltd.

Setelah penandatanganan, kegiatan dilanjutkan dengan peluncuran simbolis penerapan sistem PLTS di atas kanal irigasi pertanian.

Tahapan tersebut menjadi awal dari pengembangan dan demonstrasi teknologi fotovoltaik untuk sektor pertanian dan irigasi. Sistem yang dikembangkan juga diarahkan agar dapat menyesuaikan kebutuhan pasar luar negeri sekaligus memiliki model bisnis yang dapat dikembangkan.

Bagi Unsoed, BRIN, dan Lumitech, proyek ini bukan hanya soal menghasilkan listrik dari matahari. Pengembangan PLTS di atas saluran irigasi diarahkan menjadi solusi yang dapat mempertemukan kebutuhan energi bersih, perlindungan lahan produktif, riset, dan peluang pengembangan teknologi.

Related Images:

Follow WhatsApp Channel My Info untuk update berita terkini setiap hari! Follow