Di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur, kesiapan sekolah menjadi faktor penting dalam menjaga kelancaran TKA.
SD Kasih Yobel melibatkan 95 murid kelas VI yang mengikuti ujian dalam tiga sesi. Persiapan dilakukan sejak awal melalui sosialisasi kepada guru, penguatan pembelajaran, hingga latihan soal secara intensif.
Dukungan orang tua juga turut memperkuat kesiapan peserta didik.
Saat sesi terakhir berlangsung, sempat terjadi pemadaman listrik. Namun, sistem cadangan yang telah disiapkan membuat proses ujian tetap berjalan tanpa gangguan berarti.
“Soalnya cukup mudah dan waktunya cukup. Kami sudah sering latihan di sekolah dan di rumah. Meskipun listrik sempat padam beberapa menit, jawaban tetap tersimpan dan kami bisa melanjutkan,” ujar salah satu murid, Natania Aquina Kase.
Di Kabupaten Bungo, Jambi, tantangan yang dihadapi datang dari bencana banjir yang menggenangi ruang kelas SDN 17/II Lubuk Landai.
Meski kondisi sekolah terdampak, pelaksanaan TKA tetap berlangsung dengan tertib dan kondusif. Para guru bersama pengawas terus mendampingi murid agar tetap fokus mengerjakan soal.
Semangat peserta didik pun tidak surut meski harus menjalani ujian dalam situasi yang tidak ideal.
Kondisi ini menjadi bukti bahwa keberhasilan pelaksanaan TKA tidak hanya bergantung pada kesiapan sarana, tetapi juga pada semangat, adaptasi, dan kolaborasi seluruh pihak.
Kepala Badan Kebijakan Pendidikan Dasar dan Menengah, Toni Toharudin, menegaskan bahwa setelah pelaksanaan berjalan lancar, hal penting berikutnya adalah memastikan hasil TKA dimanfaatkan secara maksimal.
Menurutnya, data TKA harus menjadi dasar dalam pengambilan keputusan pendidikan agar kebijakan yang dibuat lebih tepat sasaran.
“Setelah mencermati kesiapan daerah dalam pelaksanaan TKA, ke depan yang tidak kalah penting adalah memastikan hasilnya dimanfaatkan secara optimal sebagai dasar pengambilan keputusan berbasis data. Data TKA perlu menjadi rujukan dalam memperbaiki proses pembelajaran, menyusun kebijakan, serta memastikan setiap intervensi pendidikan lebih tepat sasaran,” ujar Toni.















