News  

Serapan Gabah Bulog Tembus 3 Juta Ton Beras, Banyumas Capai Lebih dari 54 Ribu Ton

Perum Bulog Kantor Cabang Banyumas juga menunjukkan capaian positif. Hingga awal Juni 2026, penyerapan gabah dan beras petani telah mencapai 54.717 ton setara beras. Foto: MyInfo.ID
banner 120x600

Di tingkat daerah, Perum Bulog Kantor Cabang Banyumas juga menunjukkan capaian positif. Hingga awal Juni 2026, penyerapan gabah dan beras petani telah mencapai 54.717 ton setara beras atau sekitar 75,67 persen dari target pengadaan tahun ini yang sebesar 72.312 ton.

Pemimpin Perum Bulog Kantor Cabang Banyumas, Prawoko Setyo Aji, mengatakan capaian tersebut diraih meskipun sebagian besar petani di wilayah Banyumas Raya saat ini telah memasuki musim tanam kedua sehingga intensitas panen mulai menurun.

“Sisa target pengadaan akan dioptimalkan melalui penyerapan hasil panen pada musim tanam kedua yang diperkirakan berlangsung pada akhir Juli hingga Agustus mendatang,”katanya.

Saat masa panen raya beberapa waktu lalu, Bulog Banyumas mampu menyerap gabah petani antara 1.500 hingga 2.500 ton per hari, dengan rata-rata sekitar 2.300 ton setiap hari.

“Namun setelah panen raya berakhir di wilayah Banyumas Raya yang meliputi Kabupaten Banyumas, Cilacap, Purbalingga, dan Banjarnegara, volume penyerapan harian mengalami penurunan. Saat ini, rata-rata gabah yang masuk berkisar antara 400 hingga 500 ton per hari,”ujarnya.

Prawoko menjelaskan kondisi tersebut disebabkan waktu tanam petani yang tidak seragam. Selain itu, sebagian petani juga harus melakukan tanam ulang akibat gangguan pada tanaman sehingga masa panennya lebih lambat dibandingkan daerah lainnya.

Meskipun demikian, Bulog tetap aktif melakukan penyerapan di berbagai wilayah yang masih memasuki masa panen guna memastikan hasil produksi petani terserap secara maksimal.

Dari sisi persediaan, Bulog Banyumas saat ini menguasai stok beras mendekati 90 ribu ton. Jumlah tersebut dinilai cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di wilayah Banyumas Raya dalam beberapa bulan ke depan sekaligus mendukung stabilitas pasokan dan harga pangan di daerah.

Related Images:

Follow WhatsApp Channel My Info untuk update berita terkini setiap hari! Follow