SBY Soroti Target Ekonomi 6 Persen Prabowo: Ambisius tapi Bukan Tak Mungkin

Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menyampaikan pesan kepada pemerintahan Prabowo bertepatan dengan HUT ke-81 Kemerdekaan RI. Foto: IG/@SBYudhoyono
banner 120x600

Meski demikian, SBY mengingatkan bahwa perencanaan yang baik tetap harus diikuti implementasi yang efektif. Menurut dia, hasil pembangunan pada akhirnya akan dinilai dari manfaat yang benar-benar diterima masyarakat.

Salah satu perhatian SBY adalah target pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 6 persen yang dicanangkan Presiden Prabowo.

SBY mengakui target tersebut cukup ambisius. Namun, ia tidak menilai angka tersebut sebagai sesuatu yang mustahil dicapai.

“Meskipun ambisius tidak berarti tidak bisa dicapai,” katanya.

Menurut SBY, peluang mencapai target pertumbuhan tersebut tetap terbuka sepanjang pemerintah mampu menjalankan kebijakan secara tepat dan konsisten.

Apabila pertumbuhan ekonomi benar-benar mampu mencapai sasaran, manfaatnya diharapkan tidak hanya tercermin dalam angka statistik. Pertumbuhan juga perlu diterjemahkan menjadi peningkatan kesejahteraan masyarakat dan semakin luasnya kesempatan ekonomi.

Di akhir pesannya, SBY menjelaskan alasan dirinya tidak hadir dalam upacara kenegaraan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Istana Merdeka.

Ia mengatakan sedang berada di Mayo Clinic, Rochester, Amerika Serikat, untuk menjalani pemeriksaan kesehatan rutin.

Rumah sakit tersebut bukan tempat yang asing bagi SBY. Pada 2021, ia menjalani operasi pengangkatan prostat di fasilitas kesehatan tersebut.

Meski tidak berada di Istana Merdeka pada peringatan HUT ke-81 RI, SBY tetap menyampaikan pesan kepada pemerintah dan masyarakat Indonesia melalui video.

Pesan tersebut pada intinya menekankan bahwa keberhasilan pembangunan tidak hanya bergantung pada besarnya target, tetapi juga pada kesehatan keuangan negara, kualitas pelaksanaan, pengawasan, dan evaluasi kebijakan.

Related Images:

Follow WhatsApp Channel My Info untuk update berita terkini setiap hari! Follow