News  

Puncak Haji 1447 H Dimulai, Jemaah Indonesia Bergerak ke Arafah dan Diingatkan Jaga Kondisi Fisik

Jemaah Indonesia. Foto: Kemenhaj
banner 120x600

Selain soal teknis perjalanan, pemerintah juga mengingatkan jemaah agar tetap mematuhi ketentuan ihram selama menjalani rangkaian ibadah haji.

“Bagi jemaah laki-laki, kami ingatkan agar tidak memakai pakaian berjahit yang membentuk anggota badan, tidak menutup kepala dengan penutup yang melekat seperti peci atau sorban, serta tidak menggunakan alas kaki yang menutupi mata kaki dan tumit,” jelas Maria.

“Sedangkan bagi jemaah perempuan, selama dalam keadaan ihram tidak diperkenankan menutup wajah dengan cadar maupun menggunakan sarung tangan. Seluruh jemaah juga harus menjaga diri dari larangan ihram lainnya seperti memotong kuku, mencabut rambut, menggunakan wangi-wangian setelah niat ihram, serta menjaga lisan dan perilaku agar ibadah tetap khusyuk,” sambungnya.

Di tengah suhu panas dan mobilitas tinggi selama fase Armuzna, Kemenhaj juga meminta jemaah lebih disiplin menjaga kesehatan. Kondisi fisik dinilai menjadi faktor penting agar seluruh rangkaian ibadah dapat dijalani dengan baik.

“Kami meminta seluruh jemaah untuk menjaga kondisi tubuh dengan istirahat cukup, makan teratur, memperbanyak minum air putih, serta menghindari aktivitas yang tidak perlu agar energi tetap terjaga selama puncak ibadah haji,” ujarnya.

“Gunakan payung, masker, dan alas kaki yang nyaman saat beraktivitas di luar ruangan untuk mengurangi risiko kelelahan akibat cuaca panas. Bagi jemaah yang memiliki riwayat penyakit tertentu, pastikan obat pribadi selalu dibawa dan mudah dijangkau,” tambahnya.

Related Images:

Follow WhatsApp Channel My Info untuk update berita terkini setiap hari! Follow