Pemerintah Pantau Pergerakan Rupiah, Istana Minta Publik Tetap Optimistis terhadap Ekonomi Nasional

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi. Foto: BPMI Setpres
banner 120x600

Ia menjelaskan bahwa pertumbuhan ekonomi yang tetap terjaga serta tingkat inflasi yang terkendali menjadi bukti bahwa ekonomi Indonesia memiliki daya tahan yang cukup kuat menghadapi tekanan eksternal.

“Tapi yang pasti bisa kami sampaikan bahwa kita harus yakin bahwa sesungguhnya fundamental ekonomi kita yang tergambar dari pertumbuhan ekonomi, kemudian dari inflasi yang masih terjaga,” ucapnya.

Pemerintah menilai stabilitas inflasi dan pertumbuhan ekonomi yang positif menjadi modal penting untuk menjaga kepercayaan investor maupun pelaku usaha di tengah ketidakpastian ekonomi dunia.

Selain mengandalkan kekuatan fundamental ekonomi, pemerintah juga menekankan pentingnya koordinasi yang solid antara Kementerian Keuangan, Bank Indonesia, dan OJK dalam menjaga stabilitas sistem keuangan nasional.

Sinergi tersebut dinilai menjadi faktor penting untuk memastikan berbagai kebijakan ekonomi dapat berjalan selaras dan efektif dalam menghadapi tantangan yang muncul.

Prasetyo menegaskan bahwa pemerintah tetap optimistis terhadap prospek ekonomi Indonesia ke depan.

“Insyaallah sesungguhnya kita memiliki fundamental ekonomi yang cukup kuat,” tegasnya.

Dengan pengawasan yang terus dilakukan serta dukungan indikator ekonomi yang relatif stabil, pemerintah berharap kepercayaan masyarakat terhadap kondisi ekonomi nasional tetap terjaga. Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari upaya menjaga stabilitas rupiah dan memperkuat ketahanan ekonomi Indonesia di tengah dinamika global yang masih berfluktuasi.

Related Images:

Follow WhatsApp Channel My Info untuk update berita terkini setiap hari! Follow