“Pak Gubernur NTB dan masyarakat setempat pun menyambut gembira kesuksesan gelaran tahun ini,” ujarnya.
Antusiasme penonton juga diwarnai kehadiran pembalap Indonesia, Veda Ega Pratama dan Mario Aji, yang menjadi sorotan sebagai talenta lokal.
Selain itu, persaingan Marc Marquez dan Jorge Martin dalam perebutan gelar juara dunia MotoGP 2026 turut menjadi daya tarik balapan. Dalam data klasemen yang disampaikan, Marquez berada di posisi pertama dengan 343 poin, unggul lima poin dari Martin yang mengoleksi 338 poin.
Keberhasilan penyelenggaraan tahun ini akan menjadi bahan evaluasi pemerintah untuk menentukan arah pelaksanaan MotoGP Mandalika pada masa mendatang. Erick mengatakan hasil dan evaluasi tersebut akan dilaporkan langsung kepada Presiden.
Terkait kemungkinan perpanjangan kontrak, ia menyatakan keputusan masih menunggu arahan Presiden.
“Soal perpanjangan kontrak nanti kita tunggu putusan Bapak Presiden, ya. Mudah-mudahan nanti biar beliau yang menyampaikan,” ujarnya.
Meski belum ada keputusan mengenai perpanjangan kontrak, Erick menegaskan dukungannya terhadap penyelenggaraan MotoGP di Indonesia.
“Ya, kita pasti dukung, karena ini event yang bagus,” tuturnya.















