Kandungan Protein Jadi Pembeda Penting
Selain sumber lemak, kadar protein juga menjadi perbedaan yang cukup mencolok.
Pada susu kental manis, persyaratan protein minimal berada di angka 6,5 persen. Sementara pada krimer kental manis, batas minimal protein yang ditetapkan adalah 1 persen.
Meski begitu, angka tersebut merupakan batas karakteristik dasar dalam regulasi. Kandungan aktual pada masing-masing produk dapat berbeda bergantung pada formulasi dan bahan yang digunakan produsen.
Karena itu, konsumen tetap perlu melihat informasi nilai gizi pada kemasan ketika ingin mengetahui kandungan protein, lemak, maupun gula dari produk tertentu.
Cara Membedakan Krimer Kental Manis dan Susu Kental Manis
Tidak perlu hanya mengandalkan bentuk atau rasa untuk membedakan keduanya. Cara paling mudah adalah membaca komposisi pada label kemasan.
Pada susu kental manis, kandungan susu menjadi bagian penting dari komposisinya. Sedangkan krimer kental manis dapat mengandung lemak atau minyak yang berasal dari tumbuhan.
Selain komposisi, informasi nilai gizi juga sebaiknya diperiksa. Perhatikan jumlah gula, protein, dan lemak agar penggunaannya dapat disesuaikan dengan kebutuhan sehari-hari.
Jangan Keliru Saat Menggunakannya
Kemiripan bentuk membuat krimer kental manis dan susu kental manis kerap dianggap bisa saling menggantikan tanpa perbedaan. Padahal, komposisi keduanya tidak sama sehingga karakter dan kandungan nutrisinya juga berbeda.
Memahami perbedaan krimer kental manis dan susu kental manis bisa membantu konsumen memilih produk dengan lebih tepat. Jangan lupa membaca label kemasan dan informasi nilai gizi sebelum membeli maupun mengonsumsinya.









