Pengalaman tersebut menunjukkan bahwa perjalanan menuju Paskibraka Nasional tidak hanya soal kemampuan baris-berbaris atau kesiapan fisik. Ketangguhan mental dan keberanian menghadapi diri sendiri menjadi bagian dari proses yang harus dilewati.
Setelah 15 Tahun, Kutai Kartanegara Kembali Kirim Paskibraka ke Tingkat Pusat
Cerita kebanggaan juga datang dari Julita Rita Lestari, perwakilan Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur.
Bagi Julita, keberhasilannya memiliki arti khusus karena Kabupaten Kutai Kartanegara disebut kembali mengirimkan wakil ke tingkat pusat setelah penantian selama 15 tahun.
Keberhasilan tersebut membuat tugas sebagai Paskibraka Nasional bukan hanya menjadi kebanggaan pribadi. Julita merasa membawa nama daerah dan masyarakat yang mendukung perjalanannya sejak awal.
“Saya juga bangga, kenapa? Karena akhirnya setelah 15 tahun Kabupaten Kutai Kartanegara tidak mengirimkan untuk ke tingkat pusat, akhirnya setelah dari 26 ini saya bisa terpilih, puji Tuhan sekali Kak,” ungkapnya.
Kesempatan tersebut sekaligus menjadi simbol bahwa perjuangan di tingkat daerah dapat berujung pada pencapaian di tingkat nasional.
Pengukuhan bukan menjadi akhir dari perjalanan para Paskibraka Nasional 2026. Mereka masih harus menjalankan tugas utama dalam upacara HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Karena itu, persiapan tetap dilakukan meski proses seleksi telah dilewati. Kondisi fisik, kesehatan, kedisiplinan hingga kelengkapan perlengkapan menjadi perhatian menjelang hari pelaksanaan.
Gladys mengatakan dirinya mulai lebih memperhatikan pola makan dan berbagai kebutuhan yang diperlukan agar dapat menjalankan tugas dengan maksimal.
“Saya mulai jaga makan kak, supaya kesehatan saya tetap terjaga. Terus saya menyiapkan perlengkapan-perlengkapan saya agar tampil rapi dan baik,” pungkasnya.
Hal yang sama dilakukan Ismi Ulfaida, perwakilan Sulawesi Barat yang merupakan siswa Sekolah Rakyat Terintegrasi 22 Polewali Mandar.
Ismi memilih tetap fokus mengikuti latihan sembari menjaga kebugaran tubuh. Istirahat yang cukup juga menjadi bagian dari persiapannya menghadapi tugas besar pada momentum Kemerdekaan.
“Tetap fokus latihan, menjaga kesehatan, tidur teratur,” pungkasnya.















