Direktur Pengembangan Usaha KAI Logistik Aniek Dwi Deviyanti mengatakan layanan tersebut memiliki karakteristik berbeda karena mencakup pengiriman komoditas hasil bumi hingga hewan ternak hidup.
Menurut dia, layanan pengangkutan komoditas tersebut melalui kereta api merupakan pengembangan baru yang disiapkan untuk menjawab kebutuhan distribusi dengan karakteristik khusus.
“Ini merupakan layanan baru dan menjadi yang pertama yang dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan pengangkutan komoditas tersebut menggunakan kereta api,” katanya.
Untuk menjaga keamanan selama perjalanan, pengiriman akan menggunakan kontainer yang dirancang sesuai karakteristik masing-masing komoditas. Peralatan tersebut harus memenuhi persyaratan teknis, keselamatan, kelayakan operasional, pengujian, sertifikasi, serta ketentuan peraturan yang berlaku.
Khusus pengangkutan ternak hidup, aspek keselamatan tidak hanya menyangkut perjalanan dan sarana angkutan, tetapi juga kesejahteraan hewan selama proses pengiriman.
Direktur Utama Bogantara Indo Transport M Farid Nor Rohman menilai kerja sama tersebut dapat membuka jalur distribusi baru bagi hasil bumi, pangan, dan ternak dari wilayah produksi menuju pasar.
Ia berharap layanan pengangkutan dengan kereta api nantinya tidak berhenti pada rute Banyuwangi-Jakarta. Jangkauan distribusi diharapkan dapat diperluas ke sejumlah wilayah lain di Indonesia.
“Kami juga berharap bahwa pengangkutan hewan ternak dan hasil bumi ini mampu berkembang dengan menjangkau lebih luas termasuk Sumatra, Kalimantan dan wilayah lainnya guna memastikan distribusi yang menyeluruh,” pungkasnya.














