News  

Jemaah Haji Indonesia Mulai Bergerak ke Arafah, Kemenhaj Siapkan Layanan Armuzna 24 Jam

Pergerakan jemaah dari hotel menuju Arafah dijadwalkan mulai berlangsung pada 8 Dzulhijjah atau Senin waktu Arab Saudi. Foto: Kemenhaj
banner 120x600

Tahapan Armuzna sendiri menjadi momen paling krusial dalam pelaksanaan ibadah haji karena jutaan jemaah dari berbagai negara berkumpul dalam waktu bersamaan di titik yang sama.

Menjelang keberangkatan menuju Arafah, Kemenhaj juga mengingatkan jemaah agar menjaga kesehatan dan tidak membawa barang berlebihan selama proses Armuzna berlangsung.

“Bawalah barang yang benar-benar dibutuhkan, seperti dokumen identitas, kartu jemaah, gelang identitas, obat pribadi, masker, botol minum, perlengkapan ibadah, pakaian secukupnya, alas kaki yang nyaman, dan perlengkapan kebersihan pribadi. Hindari membawa koper besar, barang berat, perhiasan berlebihan, atau uang tunai dalam jumlah besar,” pesan Maria.

Selain itu, jemaah diminta memperbanyak istirahat, makan secara teratur, dan menjaga asupan cairan agar kondisi tubuh tetap prima saat menjalani puncak ibadah haji di tengah cuaca panas Arab Saudi.

Kemenhaj juga meminta seluruh jemaah dan petugas saling membantu, terutama bagi jemaah lanjut usia, penyandang disabilitas, perempuan, maupun mereka yang memiliki kondisi kesehatan khusus.

“Jika melihat jemaah berjalan sendiri, tampak kebingungan, kelelahan, atau terpisah dari rombongan, segera arahkan kepada petugas terdekat. Keselamatan jemaah adalah tanggung jawab bersama,” tegasnya.

Saat ini, pemerintah Indonesia terus berkoordinasi dengan otoritas Arab Saudi, PPIH Arab Saudi, petugas kloter, hingga sektor layanan untuk memastikan pelaksanaan Armuzna berjalan aman dan lancar.

“Mohon doa seluruh masyarakat Indonesia agar puncak haji tahun ini berjalan lancar dan seluruh jemaah diberi kesehatan, keselamatan, serta kemudahan,” tandas Maria.

Related Images:

Follow WhatsApp Channel My Info untuk update berita terkini setiap hari! Follow