Komitmen tersebut dinilai menjadi fondasi penting agar ASEAN tetap relevan di tengah meningkatnya ketidakpastian geopolitik dunia.
“Sebagai negara pendiri ASEAN, Indonesia dan Tailan memiliki tanggung jawab bersama untuk menjaga perdamaian, stabilitas, keamanan, serta menciptakan kemakmuran bersama di kawasan ini,” ucap Presiden Prabowo.
Salah satu fokus utama yang disepakati dalam pertemuan bilateral adalah peningkatan kerja sama politik dan keamanan, khususnya dalam menghadapi berbagai bentuk kejahatan lintas negara.
Presiden Prabowo menyoroti maraknya online scam yang telah merugikan banyak warga negara di kawasan Asia Tenggara. Karena itu, Indonesia dan Thailand sepakat memperkuat koordinasi untuk memberantas jaringan kejahatan tersebut.
“Indonesia dan Tailan harus terus memainkan peran kepemimpinan dalam memperkuat ketahanan dan relevansi ASEAN. Untuk itu kami sepakat mempererat kerja sama politik dan keamanan, khususnya dalam berbagai bentuk kejahatan transnasional, termasuk dalam penanganan online scam,” ujar Presiden Prabowo.
Dalam kesempatan yang sama, Presiden Prabowo juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Thailand yang telah membantu memfasilitasi pemulangan warga negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban jaringan online scam.
Menurutnya, dukungan tersebut mencerminkan eratnya hubungan bilateral sekaligus komitmen kedua negara dalam memberikan perlindungan kepada warga negaranya.
“Ini bantuan yang sangat berarti, ini membuktikan eratnya hubungan antara Indonesia dan Tailan. Sekali lagi Yang Mulia atas nama bangsa negara Indonesia saya ingin ucapkan terima kasih dan apresiasi saya yang sebesar-besarnya,” tutur Presiden Prabowo.















